Setoran Pajak Tembus Rp1.517 T per Oktober 2024, 76% Target APBN

Gedung Kementrian Keuangan Ditjen Pajak

Penerimaan pajak hingga Oktober 2024 sudah mencapai Rp 1.517,5 triliun. Tersisa dua bulan dari penghujung tahun, setoran pajak sudah 76,3% dari target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Tren perbaikan (penerimaan pajak) sudah terjadi 2 bulan terakhir dan berlanjut di Oktober,” ungkap Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu dalam konferensi pers APBN Kita, Jumat (8/11/2024)

Lebih rinci, realisasi tersebut dipengaruhi oleh penerimaan PPh non migas yang sudah mencapai Rp810,7 triliun (76,2%) meskipun alami kontraksi 0,34% secara year on year (yoy).

“Kalau dilihat di sisi PPh non migas itu memang turun 0,34% tapi itu adalah kumulatif. Kalau di bulan September-Oktober sudah positif,” jelasnya.

PPN dan PPnBM yang memegang porsi kedua terbesar, sudah mengumpulkan Rp620,4 triliun (76,4%). Kelompok ini tumbuh cukup tinggi, yaitu 7,87%.

Realisasi pada PPh Migas tercatat sebesar Rp53,7 triliun dan PBB dan pajak lainnya mencapai Rp32,65 triliun.

Top! Serapan TKDN di Pertamina Energi Terminal Tembus 33,06%

Pertamina Energy Terminal

Anak usaha PT Pertamina International Shipping (PIS), yakni PT Pertamina Energy Terminal (PET) berkomitmen menerapkan aturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam pengelolaan terminal energi.

PET menerapkan aturan ketat dalam pengadaan barang dan jasa, terutama dalam penerapan TKDN, sebagaimana ditetapkan Pemerintah dalam Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2018 dan diratifikasi oleh Pertamina Grup.

“Kami sebagai bagian dari grup telah menerapkan aturan TKDN tersebut. Serapan TKDN di PET mencapai 33,06% untuk tahun 2023, telah memenuhi target TKDN sebesar 30% yang ditetapkan pemerintah,” ucap Direktur Utama PET Bayu Prostiyono dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (8/11/2024).

Bayu optimistis komitmen serapan TKDN di PET akan terus bertambah sesuai regulasi. PET pun menunjuk lembaga independen terpercaya untuk mengukur serapan TKDN yang berjalan dengan hasil objektif dan akurat.

Adapun salah satu contoh upaya yang telah dilakukan perusahaan dalam penerapan TKDN yakni dilakukan pada proyek Terminal LPG (TLPG) Tuban di Jawa Timur.

“Pembangunan TLPG Tuban merupakan bentuk komitmen PET dalam mendukung perkembangan industri lokal. Dalam prosesnya, TLPG Tuban mensyaratkan TKDN sebesar 33,23%, lebih tinggi dari yang ditetapkan Pemerintah dan Pertamina Grup, dan realisasinya saat ini melebihi dari angka yang dipersyaratkan dalam kontrak,” jelas dia.

Dia menambahkan, proyek tersebut juga melibatkan warga lokal untuk beragam pekerjaan, sehingga memberikan dampak positif bagi perekonomian dan penciptaan lapangan kerja di Tuban. Tercatat sekitar 1.000 warga lokal menjadi bagian dari pembangunan TLPG Tuban.

Guna memastikan serapan TKDN sesuai peraturan, PET selalu melakukan analisis nilai TKDN secara menyeluruh pada setiap proyek. Calon vendor diharuskan mengisi formulir, mencakup perhitungan TKDN beserta surat pernyataan komitmen untuk memenuhi nilai minimum TKDN yang telah ditentukan.

Kemudian saat proyek berjalan, realisasi nilai TKDN juga selalu dipantau secara berkala dan diaudit oleh pihak independen.

“Komitmen kami terhadap TKDN ini, kami percaya akan terus memperkuat posisi terminal PET sebagai bagian dari rantai distribusi energi nasional. Terminal punya peran penting sebagai pintu distribusi energi sebelum disalurkan kepada masyarakat,” tambah Bayu.

Sebagai bagian dari objek vital nasional, pengelolaan aset atau asset integrity management juga menjadi fokus utama PET untuk memastikan bahwa seluruh infrastruktur dan operasional perusahaan mematuhi standar keamanan dan kualitas tertinggi. Hal ini dipercaya akan mendukung ketahanan energi nasional, dengan infrastruktur strategis yang mumpuni.

“PET memiliki komitmen untuk terus mendukung ketersediaan energi bagi masyarakat Indonesia. Kehadiran infrastruktur strategis PET ditambah dengan penyerapan tenaga kerja dan optimalisasi TKDN dalam pembangunannya diharapkan dapat berdampak positif terhadap ekonomi lokal dan nasional. Kami juga memberikan kesempatan dan keterbukaan kepada pengusaha domestik sebagai calon mitra kerja sama atau vendor untuk terlibat dalam project-project PET, tentunya dengan memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan,” tutup Bayu.

IHSG Masih Rawan! Aksi Jual Asing Membayangi

Seorang pengunjung Bursa Efek Indonesia berdiri di depan papan elektronik yang menampilkan daftar indeks saham, Kamis, (7/11/2024). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih rawan melemah seiring dengan proyeksi aksi jual asing yang akan terus berlangsung. 

Berdasarkan data perdagangan kemarin, Rabu (6/11/2024), net foreign sell tembus Rp1,15 triliun. Adapun dalam sebulan terakhir asing tercatat melakukan jual bersih di pasar modal sebesar Rp6,78 triliun. 

Pada sesi I IHSG ditutup anjlok 1,26% ke level 7.290,99. Sebanyak 212 saham naik, 353 saham turun, dan 203 tidak bergerak. IHSGmencatat nilai transaksi Rp6,36 triliun yang melibatkan 13 miliar saham dalam 787.146 kali transaksi.

Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan bahwa volatilitas di pasar negara berkembang akan meningkat dengan cepat seiring dengan kemenangan Donald Trump di Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS). 

“Kondisi ini diperkirakan akan berdampak pada ekonomi negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, dengan kemungkinan tekanan terhadap nilai tukar rupiah dan berkurangnya aliran modal asing,” kata Nico dalam riset yang dipublikasikan Kamis (7/11/2024).

Dia menjelaskan bahwa kemenangan Trump di kontestasi politik AS akan membuat penguatan dolar AS yang berkelanjutan. Sebagai informasi, indeks Dolar AS (DXY) tercatat menguat 1,56% pada pukul 15.00 WIB Rabu (6/11/2024), mencapai 105,03, naik dari posisi penutupan sehari sebelumnya yang berada di 103,42. Pada pukul 08:54 WIB hari ini DYX naik 0,1% di angka 105,19.

Terpisah, financial educator manager Sucor Sekuritas Hendry Wijaya mengatakan bahwa kemenangan Donald Trump akan mendorong aliran dana dari pasar saham ke aset kripto.

Pasalnya Trump merupakan sosok yang berulang kali menyatakan dukungannya terhadap aset kripto dan mengidentifikasi dirinya sebagai kandidat pro-kripto. Trump sering berjanji untuk mengakhiri perang terhadap kripto jika terpilih dan berjanji akan menjadikan AS sebagai “ibu kota kripto dunia” jika dia menjadi presiden terpilih.

Merujuk dari CoinMarketCap pada Kamis (7/11/2024) pukul 05:05 WIB, pasar kripto naik berjamaah. Bitcoin melesat 9,9% ke US$76.054,83 dan secara mingguan berada di zona positif 5,23%.

Ethereum terapresiasi 11,48% dalam 24 jam terakhir dan dalam sepekan naik 1,51%. Solana terbang 14,15% secara harian dan dalam sepekan melonjak 8,09%.

Begitu pula dengan Dogecoin yang menanjak 18,28% dalam 24 jam terakhir dan dalam tujuh hari terakhir melambung tinggi 16,61%.

Lalu, Trump juga memiliki rencana untuk menaikkan tarif impor ke China yang lebih besar dibandingkan dengan negara lain. “Maka China yang dianggap sebagai mitra dagang utama dengan Indonesia berpotensi mendapatkan tekanan dan membuat pasar ekspor Indonesia lebih lesu dari ekspektasi analis,” katanya. 

Terakhir, Trump hendak memotong tarif pajak korporasi di AS yang membuat saham di negara tersebut menjadi lebih menarik saat ini. “Jadi untuk sementara waktu akan ada capital flow ke US market dulu,” katanya. 

https://hetmanzamosc.com/pages/

Trump Menang di Pemilu AS : Perhatian! Ini Saham Bisa Untung & Buntung

Republican presidential nominee former President Donald Trump dances after speaking at an election night watch party, Wednesday, Nov. 6, 2024, in West Palm Beach, Fla. (AP Photo/Alex Brandon)

Donald Trump merebut kembali Gedung Putih dengan kemenangan telak pada pemilu presiden Amerika Serikat (AS) yang digelar pada Rabu (6/11/2024). Trump berhasil mendapatkan lebih dari 270 suara elektoral yang dibutuhkan untuk menang setelah merebut tiga negara bagian medan pertempuran dari Demokrat yakni Georgia, Pennsylvania, dan Wisconsin, dan beberapa wilayah lainnya.

Hingga Kamis (7/11/2024) pukul 12.28 WIB, Trump mengumpulkan 295 electoral college sementara lawannya, Kamala Harris, sebanyak 226.

Kemenangan Trump sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) akan berdampak positif dan juga negatif terhadap beberapa sektor sehingga sangat berpengaruh terhadap volatile pada saham-saham tertentu.

Buruk Bagi Emas

Usai kemenangan Trump, harga emas merespon buruk hingga anjlok 3,07% di level 2.659,24 Rabu (6/11/2024).

Anjloknya harga emas disebabkan melonjaknya indeks dolar AS yang melesat 1,61% di level 105,08 Rabu (6/11/2024).

Analis StoneX, Rhona O’Connell, kemenangan Trump akan membuat dolar menguat. Kondisi ini tentu berdampak buruk kepada emas. Seperti diketahui, pembelian emas dikonversi dalam dolar sehingga dolar yang menguat akan membuat emas semakin tidak terjangkau untuk dibeli.
Kemenangan Trump juga menghapus adanya risiko dari ketidakpastian politik di AS.

Indeks dolar terbang ke 105,088 pada perdagangan kemarin. Posisi tersebut adalah yang tertinggi sejak 9 Juli 2024 atau lebih dari tiga bulan.

“Kemenangan Trump yang sangat siginfikan menghilangkan elemen risiko (ketidakpastian). Sementara penguatan dolar pagi itu turut menurunkan harga emas,” tutur O’Connel, dikutip dari Reuters.

Investor memperkirakan kepresidenan Trump akan memperkuat dolar AS, yang dapat menyebabkan bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed) menghentikan siklus penurunan suku bunganya jika inflasi meningkat akibat tarif baru yang diharapkan diberlakukan Trump.

Ole Hansen, kepala strategi komoditas di Saxo Bank, mengatakan bahwa risiko inflasi yang meningkat bisa memperlambat laju pemangkasan suku bunga AS seiring dengan penerapan tarif baru.

Trump menerapkan kebijakan pro-pertumbuhan ekonomi yang dapat meningkatkan nilai dolar AS, yang secara tidak langsung dapat melemahkan daya tarik komoditas emas sebagai aset lindung nilai.

Berikut deretan saham emas yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). .

https://pegasuscommunications-usa.com/pages/

Tantangan Akuisisi Sistem Senjata di Periode Pertama Presiden Prabowo

Presiden Prabowo Subianto (Prabowo) saat melantik menteri dan wakil menteri kabinet merah putih di Istana Negara, Jakarta. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Sampai saat ini Presiden Prabowo Subianto belum menerbitkan Peraturan Presiden tentang Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2025 yang akan menjadi patokan belanja setiap kementerian/lembaga.

Belum terbitnya Peraturan Presiden tersebut diduga kuat terkait dengan pembentukan sejumlah kementerian/lembaga baru yang membuat Kementerian Keuangan harus merelokasi ulang anggaran belanja setiap kementerian/lembaga dengan tetap mengacu pada pagu APBN 2025.

Beberapa waktu lalu pemerintah telah menerbitkan Struktur Kabinet Organisasi Kementerian Kabinet Merah Putih, di mana perubahan struktur organisasi bukan saja pada kementerian baru yang merupakan pecahan dari kementerian lama, namun juga pada kementerian yang tidak mengalami pemecahan seperti Kementerian Keuangan. Eksistensi Peraturan Presiden tentang rincian APBN TA 2025 sangat penting untuk melihat bagaimana rencana belanja pemerintah ke depan secara detail.

Kementerian Pertahanan mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp 165,1 triliun pada TA 2025 dengan sejumlah porsi akan berada pada pos belanja modal yang merupakan sumber pendanaan untuk pembayaran utang, uang muka bagi kontrak yang dibiayai oleh Pinjaman Luar Negeri (PLN) dan Pinjaman Dalam Negeri (PDN) dan belanja sistem senjata yang menggunakan Rupiah Murni (RM).

Pembayaran uang muka PLN dan PDN merupakan bagian dari program pengadaan pada MEF 2020-2024 dengan lebih dari 50 kegiatan yang kontraknya belum berstatus aktif.

Sebagai ilustrasi, dengan asumsi nilai uang muka ialah 7,5 persen dari kontrak maka Kementerian Pertahanan pada tahun depan harus membayar uang muka sekitar Rp 1,4 triliun agar kontrak akuisisi dua fregat yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto memasuki tahap efektif. Tentu saja masih menjadi tanda tanya berapa besaran pos belanja modal Kementerian Pertahanan pada APBN 2025.

Tahun 2025 akan ditandai pula sebagai tahun pertama pembangunan kekuatan pertahanan jangka waktu 2025-2029 yang diharapkan merupakan kelanjutan dari MEF periode 2020-2029. Disebut kelanjutan sebab Prabowo Subianto yang sebelumnya menteri pertahanan telah menjadi presiden, sementara Sjafrie Sjamsoeddin yang merupakan salah satu orang kepercayaan Prabowo Subianto dipercaya menjabat sebagai Menteri Pertahanan.

Meskipun Prabowo Subianto tidak akan mengurus portofolio Kementerian Pertahanan secara langsung, akan tetapi dapat dipastikan bahwa presiden akan terlibat secara tidak langsung dalam program pengadaan sistem senjata. Keterlibatan presiden didasarkan pada aspek legal di mana kontrak belanja sistem senjata dengan nilai Rp 1 triliun ke atas harus sepengetahuan presiden.

Terkait dengan pembangunan kekuatan pertahanan kurun masa 2025-2029, terdapat sejumlah hal yang menjadi tantangan dalam mewujudkan rencana belanja sistem senjata sampai akhir dekade ini. Hal-hal tersebut merupakan gabungan dari faktor eksternal dan internal Kementerian Pertahanan di tengah harapan bahwa pemerintah akan mengalokasikan sekitar US$ 25 miliar sampai US$ 35 miliar untuk akuisisi peralatan perang yang memakai skema PLN.

Jika mengacu pada rencana pemerintahan Presiden Joko Widodo, Kementerian Pertahanan mendapatkan alokasi PLN sebesar US$ 55 miliar antara 2020 hingga 2034, di mana US$ 25 miliar telah diberikan pada jangka waktu 2020-2024. Tantangan-tantangan yang akan dihadapi oleh Kementerian Pertahanan terkait dengan program pembangunan kekuatan di era administrasi Presiden Prabowo Subianto adalah sebagai berikut.

Pertama, kondisi politik dan ekonomi global. Situasi politik dan ekonomi global tidak stabil sejak pandemi Covid 19 yang berlangsung dari 2020 sampai 2023, diikuti oleh invasi Rusia terhadap Ukraina pada 24 Februari 2022 dan disusul dengan perang Hamas versus Israel sejak 7 Oktober 2024 berikut turunannya seperti konflik Israel lawan Hizbullah dan Israel – Iran.

Pandemi memunculkan gangguan pada rantai pasok global, termasuk pada industri pertahanan dan dirgantara, yang membuat harga bahan baku dan komoditas naik. Invasi Rusia terhadap Ukraina menimbulkan kenaikan harga pangan global, selain gangguan terhadap pasokan bahan baku untuk industri pertahanan dan dirgantara seperti titanium dan gallium.

Adapun perang di Timur Tengah sejak setahun silam mengakibatkan harga minyak dunia tidak stabil, di samping gangguan terhadap pelayaran niaga di Laut Merah dengan segala implikasi di bidang ekonomi.

Kedua, ruang fiskal pemerintah Indonesia. Di masa politik dan ekonomi global yang tidak stabil, Indonesia menghadapi tekanan fiskal akibat penerimaan negara yang tertekan sementara pemerintah ingin melaksanakan pengeluaran dalam jumlah yang lebih besar guna memenuhi target-target politik hingga 2029.

Dengan Rp 1,3 kuadriliun dari total nilai APBN 2025 sebesar Rp 3,6 kuadriliun dialokasi untuk membayar utang yang jatuh tempo, nilai APBN yang tersisa harus diperebutkan oleh sejumlah kementerian/lembaga untuk mendukung sejumlah program prioritas seperti makan bergizi gratis dan swasembada pangan.

Berdasarkan kondisi ruang fiskal seperti itu, apakah RM yang dialokasikan pada pos belanja modal Kementerian Pertahanan pada tahun-tahun mendatang cukup untuk membiayai kegiatan pengadaan sistem senjata, khususnya yang menggunakan skema PLN dan PDN?

Ketiga, kapasitas produksi industri pertahanan dan dirgantara global. Selain isu pasokan bahan baku yang membuat order backlog yang lebih lama, industri pertahanan dan dirgantara di sejumlah negara Barat kini harus memenuhi pesanan berbagai macam jenis senjata dari anggota NATO sebagai pengganti senjata yang mereka berikan kepada Ukraina, seperti munisi beragam kaliber, rudal anti-tank dan rudal permukaan ke udara.

Diperkirakan hingga akhir dekade ini isu kapasitas produksi masih akan berkesinambungan jika perang di Ukraina terus berkepanjangan, sebab tidak mudah bagi setiap firma pertahanan menaikkan kapasitas produksi tanpa mempertimbangkan aspek-aspek lain.

Pada era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, terdapat kecenderungan aspirasi agar penyerahan sistem senjata pesanan Indonesia yang dilakukan pada periode 2025-2029 dapat dilaksanakan paling lambat 2029, khususnya sistem senjata yang kompleks dan padat teknologi seperti pesawat tempur, kapal fregat, kapal selam dan rudal.

Keempat, PLN yang murah. Terdapat dua skema pembiayaan PLN untuk belanja pertahanan yaitu Lembaga Penjamin Kredit Ekspor (LPKE) dan Kreditor Swasta Asing (KSA), di mana Kementerian Keuangan lebih menyukai LPKE dari sisi asuransi dan cakupan resiko.

Yang menjadi masalah ialah sejak MEF 2020-2024 Kementerian Pertahanan banyak mengajukan perubahan skema LPKE ke KSA karena sebagian program pengadaan diarahkan untuk membeli produk Turki di saat inflasi negara tersebut yang selalu di atas 60 persen dan peringkat kredit yang diterbitkan oleh Fitch Ratings, Moody’s dan S&P’s senantiasa tidak tergolong investment grade.

Biaya utang lewat skema KSA menjadi lebih mahal sebab ketiadaan asuransi dari lembaga pemerintah Turki, sehingga pada akhirnya resiko utang yang harus ditanggung oleh Indonesia menjadi lebih mahal daripada menggunakan skema LPKE.

https://gradishki.com/polska/

Telkomsel Hadirkan Mola Golf & Mola Sport di IndiHome TV

Dok Telkomsel

Telkomsel bekerja sama dengan Mola TV menghadirkan channel Mola Golf dan Mola Sport di IndiHome TV. Saluran ini menyajikan berbagai tayangan olahraga kelas dunia secara eksklusif, seperti pertandingan sepak bola liga Amerika dan Eropa, Fighting Sports, American Sports, serta turnamen Golf Internasional.

Vice President Digital Lifestyle Telkomsel, Lesley Simpsonmengatakan inisiatif ini mencerminkan semangat Telkomsel dalam mendukung visi perusahaan untuk memberdayakan masyarakat melalui inovasi produk yang memenuhi kebutuhan digital sehari-hari.

“Dengan menghadirkan channel Mola Golf dan Mola Sport di IndiHome TV, kami memperkaya ragam konten hiburan dan olahraga premium yang dapat dinikmati pelanggan. Kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen Telkomsel untuk memberikan akses lebih luas terhadap tayangan olahraga berkualitas, sehingga pelanggan dapat menyaksikan berbagai pertandingan favorit mereka di IndiHome TV secara langsung maupunon-demand, kapan dan di mana saja,” ungkap dia dikutip Rabu (6/11/2024).

Mola Golf menawarkan pengalaman menonton kelas dunia bagi para penggemar golf dengan siaran langsung turnamen global setiap tahunnya. Saluran ini menghadirkan berbagai turnamen bergengsi seperti PGA Championship, DP World Tour Championship, US Open Golf Championship, Asian Tour, Ryder Cup, dan President Cup.

Selain turnamen, Mola Golf juga menyajikan program lainnya, seperti talk show, tutorial, profil pemain, serta film dan dokumenter yang mengeksplorasi lebih dalam dunia golf. Dengan berbagai program tersebut, pelanggan dapat merasakan pengalaman lengkap, baik dari sisi kompetisi maupun gaya hidup para profesional golf.

“Untuk menikmati Mola Golf, pelanggan dapat mengaktifkan paket OTT Mola atau Minipack Sport,” tambah Lesley.

Mola Sport adalah channel yang menampilkan beragam pertandingan olahraga dari berbagai disiplin. Penggemar Fighting Sports dapat menikmati UFC, Bellator MMA, Professional Fighters League (PFL), dan Cage Warriors.

Mola Sport juga menayangkan American Sports seperti NFL Superbowl, Stanley Cup, dan Nascar Cup Series. Untuk penggemar sepak bola, Mola Sport menghadirkan pertandingan dari Copa Libertadores, Copa Sudamericana, dan Garuda Select.

Pelanggan dapat menonton channel Mola Golf dan Mola Sport dengan berlangganan Minipack Sport seharga Rp 70.000/bulan. Paket ini mencakup Mola Golf dan Mola Sport, serta enamchannelolahraga lainnya, termasuk Champion 5 dan 6, SPOTV, SPOTV2, NBA TV, dan VoliTV.

Sementara itu, pelanggan IndiHome TV bisa mengaktifkan paket ini melalui GraPARI, Call Center 188, atau langsung melalui menu STB IndiHome TV.

Sebagai informasi IndiHome TV telah menjangkau 3,2 juta pelanggan di seluruh Indonesia. Layanan ini menawarkan 146 channel nasional dan internasional, serta beragam konten hiburan, seperti film, video, dan live streaming.

Fitur unggulan seperti pause and rewind, TV on Demand (TVOD), Video On-Demand (VOD), karaoke, dan akses ke berbagai konten OTT memperkaya pengalaman menonton pelanggan.

kas138

Bos BI Ungkap Suramnya Dunia: AS, China & Eropa Biang Kerok

Guber Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo menyampaikan sambutan saat Opening Ceremony Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (30/10/2024). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi global akan stagnan pada tahun ini hingga 2025. Berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi di dalam negeri.

“Terjadi pertumbuhan ekonomi dunia pada 2024-2025 yang secara keseluruhan stagnan” kata Perry saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Jakarta, Rabu (6/11/2024)

Perry mengatakan, pertumbuhan ekonomi dunia hanya akan tumbuh 3,2% pada tahun ini pada tahun depan, jauh lebih lambat dari kondisi pertumbuhan global pada 2023 yang sebesar 3,3%.

Ia menjelaskan, kondisi itu disebabkan potensi perlambatan ekonomi di negara-negara dengan kapasitas ekonomi yang besar seperti Amerika Serikat, China, dan Eropa. Sedangkan, laju pertumbuhan hanya ditopang oleh India.

“AS, China, Eropa itu melambat, sementara India dan Indonesia masih cukup baik. Ini berpengaruh dari pola perdagangan ekonomi dunia dan terhadap Indonesia,” ucap Perry.

Permasalahan ekonomi global itu ia katakan juga imbas dari ketegangan geopolitik dunia yang masih tinggi dengan berlanjutnya konflik di Timur Tengah, serta konflik di Ukraina dan Rusia.

Pelemahan ekonomi global itu pada akhirnya akan mempengaruhi tekanan inflasi dunia yang akan terus merosot ke depannya, dari yang pada 2023 di level 6,2%, lalu menjadi 5,3% pada 2024 dan ke posisi 4,4% pada 2025.

Akibatnya tren penurunan suku bunga kebijakan moneter Perry anggap akan terus berlanjut sampai tahun depan. Dimotori oleh penurunan suku bunga kebijakan bank sentral Amerika Serikat The Federal Reserve.

Ia memperkirakan suku bunga acuan The Fed, yakni Fed Funds Rate akan turun dari sebelumnya di level 5,5% pada 2023 menjadi 4,5% pada 2024 dan terus turun ke level 3,5% pada 2025.

“Sejumlah bank sentral juga sudah menurunkan suku bunga. Permasalahannya, kepastian mengenai penurunan suku bunga itu tentu saja diliputi oleh ketegangan geopolitik dunia yang sangat tinggi,” ujar Perry.

kas138

Kapan Hari Raya Idulfitri (Lebaran) Tahun 2025 Versi Pemerintah?

Suasana pada H+6 Lebaran di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (16/4/2024). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Dalam beberapa bulan lagi, umat Islam di dunia akan kembali menjalankan ibadah Bulan Suci Ramadan. Setelah menjalankan ibadah berpuasa selama satu bulan penuh, umat Muslim di seluruh dunia akan merayakan hari kemenangan alias Hari Raya Idul Fitri atau lebaran.

Lantas, kapankah masyarakat Indonesia akan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah atau Lebaran 2025?

Pemerintah melalui Menteri Agama (Menag), Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) telah resmi menetapkan daftar 27 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2025. Berikut perinciannya.

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri Nomor: 1017 Tahun 2024, Nomor: 2 Tahun 2024, dan Nomor 2: Tahun 2024 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025, Pemerintah Indonesia resmi menetapkan 17 Hari Libur Nasional dan 10 Cuti Bersama pada tahun depan. Jumlah ini tak berubah jika dibandingkan dengan total libur yang ditetapkan untuk 2024.

Berdasarkan SKB tersebut, Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah menurut Pemerintah akan jatuh pada Senin, 31 Maret dan Selasa, 1 April 2025. Sementara itu, Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah akan jatuh pada 2-7 April 2025.

Sementara itu, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menetapkan jadwal Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2025 dengan mengacu pada kriteria Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Adapun, penentuan awal Ramadhan dan Idul Fitri akan dilakukan dengan metode hisab hakiki wujudul hilal yang memungkinkan penetapan dari jauh-jauh hari.

Berdasarkan KHGT Muhammadiyah maka Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah jatuh pada Minggu, 30 Maret 2025.

Berikut jadwal lengkap Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah menurut Pemerintah alias SKB Tiga Menteri.

1. Senin, 31 Maret 2025
Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah

2. Selasa, 1 April 2025
Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah

3. Rabu, 2 April 2025
Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah

4. Kamis, 3 April 2025
Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah

5. Jumat, 4 April 2025
Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah

6. Senin, 7 April 2025
Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah

Data Lengkap Pertumbuhan Ekonomi RI Tak Sampai 5%, Ini Penyebabnya!

Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan Rilis BPS pada Selasa (5/11/2024). (CNBC Indonesia/Rosseno Aji)

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2024 tumbuh sebesar 4,95% secara tahunan atau year on year (yoy), lebih lambat dari laju pertumbuhan ekonomi kuartal II-2024 sebesar 5,05%, namun sedikit di atas pertumbuhan kuartal III-2023 sebesar 4,94%.

Pertumbuhan itu merupakan hasil akumulasi terhadap catatan produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada kuartal III-2024 atas dasar harga berlaku (ADHB) yang senilai Rp 5.638,9 triliun, dan atas dasar harga konstan (ADHK) senilai Rp 3.279,6 triliun.

“Sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2024 bila dibandingkan kuartal III-2023 atau yoy tumbuh sebesar 4,95%,” kata Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti saat konferensi pers di kantornya, Jakarta, Selasa (5/11/2024).

Bila dibedah berdasarkan sumber pertumbuhan ekonomi menurut lapangan usahanya, laju pertumbuhan ekonomi Indonesia secara tahunan itu disumbang mayoritas oleh industri pengolahan dengan porsi 0,96%, konstruksi 0,71%, perdagangan 0,63%, infokom 0,45%, dan lainnya 2,20%.

Industri pengolahan memang masih menjadi lapangan usaha dominan yang kontribusinya terbesar terhadap PDB dengan porsi sebesar 19,02% dengan pertumbuhannya pada kuartal III-2024 sebesar 4,72%. Diikuti sektor pertanian dengan kontribusinya sebesar 13,71% dan pertumbuhannya 1,69%.

Urutan kedua ialah sektor perdagangan yang kontribusi atau distribusinya dari ukuran PDB Indonesia menurut lapangan usaha sebesar 13,09% dengan pertumbuhannya 4,82%. Setelah itu sektor konstruksi 10,06% dengan pertumbuhan 7,48%, dan pertambangan sebesar 9,06% dengan pertumbuhan 3,46%.

“Lapangan usaha utama yang berkontribusi pada PDB adalah industri pengolahan, pertanian, perdagangan, konstruksi, dan pertambangan. Total share lapangan usaha ini adalah 64,94% terhadap PDB,” ucap Amalia.

Khusus untuk laju pertumbuhan lapangan usaha industri pengolahan atau industri manufaktur mayoritas disumbang oleh industri makanan dan minuman yang tumbuh 5,82%, logam dasar tumbuh 12,36%, dan barang logam, komputer, barang elektronik, optik, dan peralatan listrik yang tumbuh 7,29%.

“Lapangan usaha dengan sumber pertumbuhan terbesar pertama adalah industri pengolahan yang tumbuh didorong permintaan domestik dan luar negeri,” tutur Amalia.

Adapun menurut pengeluaran, laju pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2024 masih ditopang paling besar oleh konsumsi rumah tangga dengan porsi 2,55%, diikuti pembentukan modal tetap bruto (PMTB) atau investasi 1,63%, konsumsi pemerintah 0,32%, net ekspor minus 0,08%, dan lainnya 0,53%.

Untuk kontribusi atau distribusi konsumsi rumah tangga terhadap PDB Indonesia kuartal III-2024 masih mendominasi sebesar 53,08%, dengan pertumbuhannya sebesar 4,91%. Ditopang oleh konsumsi di sektor restoran dan hotel yang tercermin dari peningkatan tingkat penghunian kamar hotel dan perjalanan wisatawan nusantara, serta transportasi dan komunikasi yang dipengaruhi peningkatan penjualan sepeda motor dan penumpang angkutan rel, laut, dan udara.

Urutan kedua penyumbang terbesar adalah PMTB yang kontribusinya sebesar 29,75% dan pertumbuhannya mencapai 5,15%. Laju investasi ini ditopang aktivitas pembangunan proyek infrastruktur oleh pemerintah dan swasta seperti di Ibu Kota Nusantara (IKN) dan jalan tol.

Lainnya, seperti untuk ekspor yang kontribusinya terhadap PDB sebesar 22,53% tumbuh kencang sebesar 9,09%, konsumsi pemerintah yang kontribusinya 7,21% tumbuh 4,62%, konsumsi Lembaga Non-Profit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) berkontribusi 1,29% dengan pertumbuhan 11,69%, sedangkan impor yang menjadi faktor pengurang sebesar 20,76% pertumbuhannya mencapai 11,47%.

Jika dirinci berdasarkan kewilayahan atau spasial, pertumbuhan ekonomi mengalami peningkatan untuk sejumlah daerah. Hanya satu daerah yang bahkan pertumbuhannya di bawah laju pertumbuhan ekonomi nasional itu, yakni Sumatera dengan pertumbuhan hanya sebesar 4,48%, lebih rendah dari pertumbuhan pada kuartal III-2023 yang sebesar 4,49%.

Zulhas Ngaku Kena Amuk Gara-Gara Impor Beras, Ungkap Fakta Sebenarnya

Menko Pangan Zulhas dan Dirut Bulog Wahyu Suparyono saat meninjau Gudang Beras Bulog Sunter Timur, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (4/11/2024). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengaku kena amuk publik gegara kabar rencana impor beras 1 juta ton. Publik, ujarnya, marah dengan mengaitkan jabatannya saat ini sebagai Menteri Koordinator bidang Pangan.

Sebelumnya beredar kabar ada rencana pemerintah mengimpor beras dengan tambahan 1 juta ton. Hingga kemudian dibantah Zulhas.

Dia pun menegaskan, tidak ada penugasan impor baru di luar kuota impor beras tahun 2024 yang sebanyak 3,6 juta ton. Ini tidak termasuk sisa kuota impor tahun 2023 sebanyak 500.000 ton yang baru direalisasikan Perum Bulog di awal tahun 2024 lalu.

Katanya, pemerintah saat ini tengah menyelesaikan realisasi kuota impor sebanyak 3,6 juta ton sampai akhir tahun 2024.

“Nggak ada (impor tambahan). Jadi ini bukan impor beras baru. Tolong teman-teman ya, nanti saya dimarahin sama publik ‘Menko Pangan nge-impor beras’, jangan begitu dong. Ini sudah diputuskan tahun lalu 3,6 juta ton, realisasinya yang belum selesai,” kata Zulhas saat meninjau gudang beras Bulog di Sunter Timur, Jakarta, Utara, Senin (4/11/2024).

Lalu bagaimana dengan impor beras tahun 2024?

Dia menjelaskan, dari kuota impor beras tahun 2024 yang sebanyak 3,6 juta ton, saat ini masih tersisa 1 juta ton lagi yang belum masuk.

Dari angka itu, terang Zulhas, sebanyak 150 ribu ton sudah terkontrak dan akan masuk Indonesia dalam waktu dekat. Sedangkan 850 ribu ton sisanya sedang dikejar Perum Bulog agar bisa terealisasi seluruhnya di tahun 2024.

“(1 juta ton terutang itu) dari kuota yang 3,6 juta ton, kan masih kurang 1 juta ton lagi, yang 150 ribu ton sudah akan masuk, tinggal 850 ribu ton lagi. Kemarin biar cepat kita melakukan G-to-G (G2G), tapi kan G2G nggak bisa dengan India. Akhirnya tetap prosesnya India maunya Business to Business (B2B) seperti biasa,” jelasnya.

Zulhas mengaku masih belum membahas ataupun menetapkan berapa kuota impor beras maupun target pengadaan dari dalam negeri untuk tahun 2025 nanti. Namun, dia memastikan impor beras di tahun 2025 dilakukan sedikit mungkin, dan diprioritaskan penyerapan untuk cadangan beras pemerintah (CBP) berasal dari produksi petani lokal.

“Yang penting ini dulu, lanjutan kami akan lebih intens lagi untuk mempersiapkan tahun depan agar bisa berjalan dengan baik. Impor sedikit mungkin, produksi bisa naik, kita akan rencanakan dengan baik,” ucapnya.

“(Rencana impor tahun 2025?) Kita ngomong tahun ini dulu, ini bukan impor baru. Tapi yang sudah diputuskan tahun lalu, realisasinya belum selesai. Oke ya,” cetus Zulhas.

Seperti diketahui, pemerintah memutuskan untuk menambah kuota penugasan impor beras tahun ini kepada Bulog sebanyak 1,6 juta ton. Tambahan penugasan itu diberikan setelah pada akhir tahun 2023, pemerintah mengeluarkan penugasan impor 2 juta ton beras kepada Bulog. Dengan begitu, total penugasan impor beras tahun 2024 adalah 3,6 juta ton. Ditambah sisa penugasan tahun 2023 yang sebanyak 500.000 ton, tugas impor beras oleh Bulog tahun 2024 ini menjadi total 4,1 juta ton. 

RI Impor Beras Rp31,4 Triliun

Dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2024 yang digelar dan ditayangkan kanal Youtube Kemendagri, Senin (4/11/2024), Deputi I Bidang Ketersediaan Dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) I Gusti Ketut Astawa mengungkapkan, realisasi impor beras tahun 2024 ini sudah mencapai 1,84 juta ton. Data itu disebutnya mengutip Laporan Manajerial Bulog, update 1 November 2024.

Sementara itu, Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti dalam rapat yang sama mengatakan, impor beras sudah mulai melandai.

“Untuk beras impor sudah melandai. Terakhir di bulan September, jumlah impornya mencapai 173,29 ribu ton,” kata Amalia.

BPS mencatat, impor beras sepanjang Januari-September 2024 mencapai 3,23 juta ton atau senilai US$2,01 miliar atau setara Rp31,4 triliun (kurs Rp15.635 per dolar AS, menggunakan kurs penutupan perdagangan Jumat 25 Oktober 2024).

Negara asal impor utama adalah Thailand dengan porsi 1,14 juta ton senilai US$739,45 juta. Disusul, Vietnam dengan porsi mencapai 0,99 juta ton senilai US$610,23 juta. Kemudian Pakistan dengan porsi sebanyak 0,46 juta ton, senilai US$290,70 juta

Sebagai catatan, data impor beras yang dicatat BPS dan Bulog (Bapanas) berbeda karena data BPS mencakup semua jenis beras, sedangkan data Bulog (Bapanas) hanya angka impor beras untuk CBP, tidak termasuk beras khusus dan beras jenis lainnya.