Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Kali Ciliwung, Wajahnya Luka Lebam

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Kali Ciliwung, Wajahnya Luka Lebam

Ilustrasi.

Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan mengambang di aliran Kali Ciliwung, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Jumat (16/1/2026). Penyelidikan dan pemeriksaan awal polisi menemukan ada luka lebam di wajah jasad tersebut.

“Identitas korban Mr X, jenis kelamin laki-laki. Hasil Tim Identifikasi menemukan adanya luka lebam di wajah korban,” kata Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, kepada wartawan, Jumat (16/1/2026).

Menurut keterangan Nurma Dewi, jasad ditemukan sekitar pukul 08.45 WIB. Ia menerangkan, jasad korban pertama kali diketahui oleh petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PJLP) Badan Air saat melakukan patroli rutin di wilayah Lenteng Agung.

“Selanjutnya, salah seorang saksi, Abdulrahman, melaporkan kepada Bapak Ukat via telepon selaku pengawas,” ujarnya.

Geledah Kantor DJP, KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana Kasus Pajak

Geledah Kantor DJP, KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana Kasus Pajak

KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan alasan melakukan penggeledahan di kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan. Penggeledahan ini terkait kasus dugaan suap pengurangan nilai pajak. Adapun, kegiatan tersebut dilakukan pada Selasa 13 Januari 2026.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan penggeledahan tersebut dilakukan untuk mendalami proses pemeriksaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) korporasi yang terlibat.

“Di mana dalam mekanismenya juga melibatkan Kantor Pusat Ditjen Pajak untuk menentukan sebuah tarif. Sehingga penyidik ingin mendalami tahapan-tahapan dan mekanismenya seperti apa,” kata Budi, Rabu (14/1/2026).

Selain itu, KPK tengah menelusuri ke mana saja aliran uang suap dari tersangka dalam perkara tersebut. “Selain itu, juga diduga ada aliran uang dari pihak tersangka kepada pihak-pihak di Ditjen Pajak Pusat,” ujarnya.

“Sehingga ini juga masih akan terus ditelusuri kepada siapa saja, nominalnya berapa. Termasuk juga nantinya penyidik akan mendalami dari sisi PT WP (Wanatiara Persada)-nya,” sambungnya.

Jumlah TNI-Polri Jadi PPIH 2026 Melonjak, Ini Kata Wamenhaj

Jumlah TNI-Polri Jadi PPIH 2026 Melonjak, Ini Kata Wamenhaj

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak (Foto: Binti M/Okezone)

Jumlah personel TNI-Polri yang menjadi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026 melonjak dibanding tahun lalu. Penambahan itu didasari tingginya tingkat kedisiplinan, dedikasi, dan pelayanan kepada jamaah haji.

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, merincikan jumlah petugas TNI-Polri yang menjadi PPIH 2026 sebanyak 185 personel. Angka itu melonjak lebih dari dua kali lipat dibanding tahun lalu.

“Tadi kan sudah disebutkan Pak Menteri ya, ada 185 (personel TNI-Polri jadi PPIH). Jadi tahun lalu sekitar 80, tahun ini 185,” kata Dahnil usai membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Minggu (11/1/2026).

Dahnil membeberkan, kelebihan personel TNI-Polri yang menjadi PPIH yakni memiliki kedisiplinan, dedikasi, dan pelayanan tinggi kepada jemaah haji. Untuk itu, ia mengapresiasi personel TNI-Polri.

“Tingkat kedisiplinannya, tingkat dedikasinya, tingkat pelayanan ke jemaah itu tinggi rata-rata. Nah, itulah kenapa sebagai bentuk apresiasi kami terhadap para prajurit TNI dan Polri yang selama ini banyak membantu tugas-tugas perhajian, kami menambah jumlah petugas dari TNI dan Polri,” ujar Dahnil.

Lebih lanjut, Dahnil menyampaikan, diklat PPIH ini akan dilatih unsur TNI-Polri dan Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Ia mengatakan pihaknya sengaja ingin menumbuhkan tingkat kedisiplinan para PPIH.

“Kita ingin mengadaptasi kedisiplinan, kekompakan tim, karena mereka nanti di sana itu harus menjadi tim besar yang mengorkestrasi mobilisasi jamaah. Nah, oleh sebab itulah kita butuh command center yang jelas, kedisiplinan yang jelas, komando yang jelas, dan sebagainya. Dan itu yang punya kan TNI dan Polri. Saya kira begitu,” terang Dahnil.

Warga Aceh Tamiang Terharu Dapat 10 Ton Bantuan dari MNC Peduli

Warga Aceh Tamiang Terharu Dapat 10 Ton Bantuan dari MNC Peduli

Warga Aceh Tamiang dapat bantuan dari MNC Peduli

 MNC Peduli kembali menyalurkan bantuan kepada warga terdampak bencana di Desa Bengkelang, Aceh Tamiang. Sebanyak 10 ton bantuan untuk kebutuhan sehari-hari diserahkan pada Jumat (9/1/2026).

Bantuan ini disambut baik oleh warga Desa Bengkelang. Mereka terharu atas empati yang ditunjukkan MNC Peduli.

Alhamdulillah, selama ada dari MNC Peduli, kami sebagai masyarakat Desa Bengkelang banyak mengucapkan terima kasih,” ujar Sabirin, salah satu korban banjir di Desa Bengkelang, Jumat.

Sabirin menyebut bantuan yang diterima berupa beras, susu, hingga air bersih. Ia mengaku terharu dan tak bisa berkata banyak atas uluran tangan dari MNC Peduli.

“Bagi kami, bapak yang baik yang telah peduli kepada desa kami. Cuma saya enggak bisa berkata-kata, cuma bisa terima kasih kepada orang baik yang telah membantu kami,” ujarnya.

Komunitas The True Crime Community Tumbuh Sporadis, Kumpulkan Anak dengan Kriteria Ini

Komunitas The True Crime Community Tumbuh Sporadis, Kumpulkan Anak dengan Kriteria Ini

Densus 88 ungkap komunitas The True Crime Community (Foto: Jonathan S/Okezone)

 Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkap komunitas The True Crime Community tumbuh secara sporadis. Komunitas itu memaparkan paham ekstremisme kekerasan terhadap 70 anak Indonesia. 

“Komunitas ini tidak didirikan oleh tokoh pendiri, organisasi, maupun institusi. Dia tumbuh secara sporadis seiring dengan media digital,” ungkap Juru Bicara Densus 88 Antiteror, Kombes Mayndra Eka Wardhana, Rabu (7/1/2026).

Mayndra menjelaskan dalam komunitas itu berkumpul orang-orang dengan minat yang sama. Dari hasil identifikasi, minat itu berkaitan dengan kekerasan, sensasionalisme media, dan ruang digital transnasional.

“Yang merupakan pertemuan antara minat seseorang dengan kekerasan, sensasionalisme media, dan ruang digital transnasional,” sambung dia.

Mayndra menjelaskan, beberapa orang yang tergabung dalam komunitas ini bahkan terdeteksi sudah melakukan aksi nyata kekerasan. Mayndra memaparkan sejumlah aksi, misalnya Robin Westman (23) yang melakukan penembakan di rumah ibadah Gereja Katolik di Amerika.

Kelakar Prabowo Kalah 3 Kali di Pilpres: Pak Luhut Nggak Dukung Saya Sih

Kelakar Prabowo Kalah 3 Kali di Pilpres: Pak Luhut Nggak Dukung Saya Sih

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Tangkapan layar Sekretariat Presiden)

Presiden Prabowo Subianto berbicara terkait kekalahannya sebanyak tiga kali dalam pemilihan presiden (Pilpres) setelah mengikuti kontestasi sebanyak empat kali.

Kekalahan itu berakhir pada 2019 saat berhadapan dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang saat itu merupakan petahana, sebelum akhirnya Prabowo menang pada Pilpres 2024.

“Empat kali ikut pemilu, tiga kali kalah,” kata Prabowo dalam sambutannya di Perayaan Natal Nasional 2025 di Lapangan Tenis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/1/2026).

Prabowo kemudian berkelakar bahwa kekalahannya terjadi lantaran Kepala Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan saat itu tidak mendukungnya. Saat itu, Luhut yang menjabat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman menaruh pilihan kepada Jokowi.

Soalnya waktu itu Pak Luhut enggak dukung saya, sih,” ucap Prabowo.

Prabowo kemudian menyinggung potensi keterlibatannya dalam Pilpres 2029 saat membahas program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, ada pihak yang menuduh dirinya membuat program MBG agar dapat dipilih kembali dalam Pilpres 2029. Namun, menurutnya, hal itu akan bergantung pada kehendak rakyat.

“Ada yang nuduh, ada. Oh, Prabowo bikin MBG ini supaya nanti 2029 dia dipilih kembali. Selalu berpikir negatif. Tapi kalau rakyat milih saya tahun 2029, apa salah saya? Iya kan? Kalau Tuhan mengizinkan. Kalau Tuhan tidak mengizinkan, saya buat apa saja tidak akan terjadi, bener nggak?” ujarnya.

Soroti Maraknya OTT, Pengamat Sebut Korupsi Seolah Agenda Rutin

Soroti Maraknya OTT, Pengamat Sebut Korupsi Seolah Agenda Rutin

Kasus Korupsi

 Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang terus dilakukan penegak hukum menuai kritik. Pasalnya, OTT yang melibatkan pejabat hingga aparat penegak hukum, seakan menandakan pengungkapan kasus korupsi telah menjadi agenda rutin di Tanah Air.

Pengamat hukum dan politik, Pieter C. Zulkifli mengatakan, fenomena OTT, peradilan, dan kekuasaan bukanlah peristiwa yang berdiri sendiri, melainkan gejala dari krisis yang lebih dalam, yakni krisis integritas dan keberanian moral. Tanpa pejabat hukum yang takut kepada Tuhan, hukum mudah tergelincir menjadi sekadar ritual kekuasaan.

“Di negeri ini, operasi tangkap tangan sudah seperti agenda rutin. Hampir setiap tahun, bahkan hampir setiap bulan, selalu ada pejabat atau aparat penegak hukum yang kembali terjaring. Seolah korupsi adalah ritual tahunan,” kata Pieter Zulkifli, Sabtu (3/1/2026).

“Polanya nyaris seragam: konferensi pers, borgol, janji bersih-bersih, lalu sunyi. Kita gaduh sesaat, lalu lupa. Korupsi pun berlanjut, seolah-olah negara ini rajin menangkap, tetapi malas mencegah,” timpalnya.

Mantan Ketua Komisi III DPR RI itu mengungkapkan, di tengah “siklus anomali” tersebut, Ketua Mahkamah Agung RI Prof. Dr. H. Sunarto mengucapkan kalimat sederhana namun menohok, yakni ‘percuma hakim pintar jika tidak takut kepada Tuhan’.

Masalah Sampah di Tangsel, Benyamin: Penanganannya Bakal Diperkuat dari Hulu ke Hilir

Masalah Sampah di Tangsel, Benyamin: Penanganannya Bakal Diperkuat dari Hulu ke Hilir

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie

 Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengakui, masalah sampah menjadi pelajaran penting sekaligus titik balik dalam membenahi layanan publik. Kritik dan masukan masyarakat menjadi dasar untuk melakukan pembenahan.

“Masukan, kritik, dan keluhan warga kami jadikan dasar untuk melakukan perbaikan besar. Di tahun 2026, kami berkomitmen melakukan peningkatan layanan publik secara menyeluruh dan lebih terukur. Penanganan sampah akan kami perkuat dari hulu hingga hilir, dengan sistem yang lebih tertib, berkelanjutan, dan berorientasi pada kenyamanan warga,” ujarnya, dikutip Kamis (1/1/2026).

Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat atas kesabaran, kepedulian, serta kepercayaan terhadap pemerintah sepanjang 2025. Menurutnya, layanan publik adalah wajah pemerintah yang dirasakan langsung masyarakat setiap hari. 

“Ketika layanan itu belum berjalan baik, maka yang terganggu bukan hanya sistem, tetapi kenyamanan, kesehatan, dan rasa keadilan warga,” katanya. 

Benyamin juga mengaku masih ada keterbatasan dalam berbagai layanan baik itu administrasi kependudukan, perizinan, pendidikan, kesehatan, transportasi, ketertiban umum, kebersihan lingkungan, serta layanan digital. Dari seluruh layanan tersebut, persoalan sampah adalah yang paling terasa dampaknya bagi warga. 

“Ketika sampah menumpuk di jalan, menimbulkan bau, dan mengganggu aktivitas sehari-hari, saya memahami betul rasa tidak nyaman, kecewa, bahkan marah yang dirasakan masyarakat,” tuturnya.

“Atas kondisi itu, dari hati yang paling dalam, atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan, saya menyampaikan permohonan maaf yang setulus-tulusnya kepada seluruh warga Tangerang Selatan. Ini adalah tanggung jawab kami, dan kami tidak akan menghindar dari persoalan ini,” imbuhnya.

Malam Tahun Baru di CFN Jakarta, Berikut Lokasi 36 Titik Kantong Parkir

Malam Tahun Baru di CFN Jakarta, Berikut Lokasi 36 Titik Kantong Parkir

Ilustrasi Car Free Nigth

 Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyediakan 36 titik lokasi kantong parkir saat car free night (CFN) dalam menyambut pergantian tahun di Jakarta hari ini, Rabu (31/12/2025).

“Terdapat 36 titik lokasi parkir untuk kegiatan Perayaan Malam Tahun Baru 2026,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, Rabu.

Adapun 36 titik lokasi tersebut tersebar di kawasan Sudirman–Thamrin hingga Panglima Polim, Jakarta Selatan, dengan Satuan Ruang Parkir (SRP) sebanyak 21.132 SRP sepeda motor, 22.306 SRP mobil, dan 182 SRP bus.

Syafrin tetap mengimbau masyarakat yang ingin hadir langsung ke lokasi CFN agar menggunakan transportasi umum.

Berikut 36 titik lokasi kantong parkir:

1.    Pelataran Parkir IRTI Monas
2.    Stasiun Gambir
3.    Lemhannas
4.    Perpustakaan Nasional
5.    Gedung Telkom STO Gambir
6.    Kementerian BUMN
7.    Menara Dana Reksa
8.    Gedung Indosat
9.    Kementerian Pariwisata
10.    Hotel Borobudur
11.    Lapangan Banteng Sisi Selatan
12.    Lapangan Banteng Sisi Timur
13.    Kantor Pos
14.    Gereja Katedral
15.    Jalan Veteran I
16.    Wisma Mandiri
17.    TPE Sabang
18.    Djakarta Theater
19.    Gedung Sarinah
20.    Plaza Indonesia
21.    Grand Indonesia
22.    Wisma Nusantara
23.    Mandarin Oriental Hotel
24.    The City Tower
25.    Taman Menteng
26.    Gedung BNI 46
27.    Wisma 46 Outdoor
28.    Gedung Wisma 46
29.    Intiland Tower
30.    GBK
31.    FX Sudirman
32.    Plaza Senayan
33.    STC Senayan
34.    Gedung Plaza Blok M
35.    Masjid Agung Al-Azhar
36.    Kementerian ATR/BPN

Kas138

Cuaca Hari Ini, BMKG Prediksi Jakarta Diguyur Hujan Ringan

Cuaca Hari Ini, BMKG Prediksi Jakarta Diguyur Hujan Ringan

Ilustrasi hujan

Cuaca sejumlah wilayah di Jakarta pada hari ini, Senin (29/12/2025) diprediksi diguyur hujan. Menurut BMKG, hujan bakal mengguyur sejumlah kawasan pada siang hari.

Berikut prakiraan cuaca di Jakarta menurut BMKG

Jakarta Pusat
•    Pagi: Berawan
•    Siang: Hujan ringan
•    Sore: Hujan ringan
•    Malam: Berawan

Jakarta Utara
•    Pagi: Berawan
•    Siang: Hujan ringan
•    Sore: Berawan
•    Malam: Berawan

Jakarta Barat
•    Pagi: Berawan
•    Siang: Hujan ringan
•    Sore: Hujan ringan
•    Malam: Berawan