Koperasi Merah Putih Dikebut, Zulhas Mau Bentuk Satgas Khusus

(kiri-kanan) Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono saat jumpers usai mengadakan rapat koordinasi di kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Kamis (10/4/2025). (CNBC Indonesia/Martyasar Rizky)

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan akan mempercepat koordinasi untuk pembentukan Koperasi Merah Putih setelah terbit Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih.

“Oleh karena itu segera kami tindak lanjut menjadilah koordinasi untuk mempercepat pembentukan,” ucap Zulkifli Hasan pada Kamis (10/9/2025).

Lebih lanjut Zulkifli mengatakan akan ada pembentukan Satuan Tugas atau Satgas yang sekaligus bertugas harian dalam percepatan bersamaan dengan koordinasi yang dipimpin oleh dirinya.

Tugas Satgas nantinya akan berkoordinasi dengan para kementerian yang terlibat dan desa-desa agar Koperasi Merah Putih bisa secepatnya terbentuk.

“Saya kira itu intinya, dan nanti mulai Senin kita akan terus disini harian, satgas harian untuk terus melakukan rapat bersama kementerian lainnya disini, koordinasi dengan desa-desa agar segera membentuk percepatan koperasi desa,” tutur Zulkifli.

Selain itu, percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih ini juga melibatkan begitu banyak kementerian terkait. Mulai dari Menteri Koperasi hingga Keuangan.

“Ada Menteri Koperasi tentu, ada Menteri Desa, ada Mentan, Menteri KKP, Menteri Keuangan, Menteri Keuangan, Menteri Mendagri, Menteri Sos, Menteri Menkes, Menteri Bapenas, Menteri Bapanas, Menteri Komdigi, Menteri BKP, dan yang lainnya,” kata Zulkfli.

Soal pembiayaan, Zulkifli juga mengatakan akan berkoordinasi dengan Menteri Keuangan serta BUMN sehingga dapat semakin lancar dalam pembentukan Koperasi Merah Putih tersebut.

Perintah Prabowo

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Aturan itu ditandatangani Prabowo pada (27/3/2025).

Inpres ini dikeluarkan untuk mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan yang berkelanjutan.

Instruksi ini diberikan kepada, Menteri koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

bet 888

Sumber Pendapatan Baru RI Berlaku April, Ini Penjelasan Bahlil

Keterangan pers Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Jakarta, 20 Maret 2025. (YouTve/Sekretariat Presiden)

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia bakal memberlakukan kenaikan tarif royalti di sektor mineral mulai bulan ini. Kebijakan tersebut dilakukan guna mengerek penerimaan negara dari sektor pertambangan di dalam negeri.

Bahlil menyadari terdapat sejumlah penolakan dari para pelaku usaha terkait rencana kenaikan tarif royalti tersebut. Namun di sisi lain, pemerintah juga harus melihat pada kepentingan negara dan bangsa.

“Minggu kedua bulan ini sudah terbit. Sudah jalan. Sudah berlaku. Kita menghargai semua masukan. Tapi kita melihat pada suatu kepentingan lebih besar dari bangsa kita,” ujar Bahlil di Gedung Kementerian ESDM, Rabu (9/4/2025).

Menurut Bahlil, pemerintah sendiri telah melakukan sosialisasi untuk penerapan skema royalti yang baru. Adapun skema royalti terbaru nantinya akan menggunakan sistem range yang bergantung pada harga komoditas mineral di pasar global.

“Kalau harganya nikel atau emas naik, ada range tertentu. Tapi kalau tidak naik, itu tidak juga naik. Memang ada tabelnya. Kalau harga naik, otomatis perusahaan dapat untung. Masa kemudian kalau dapat untung, negara tidak mendapat bagian. Kita mau win-win. Kita ingin pengusahanya baik, negaranya juga baik,” tambahnya.

Sebelumnya, Sekretaris Umum Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI), Meidy Katrin Lengkey menilai kenaikan tarif royalti hanya akan menambah beban bagi para pelaku usaha. Kebijakan ini juga akan menjadikan Indonesia sebagai negara dengan tarif royalti tertinggi di dunia.

“Kembali lagi, para pengusaha ini tentu baik dari upstream, dari penambang maupun ke downstream. Para pelaku smelter ini juga merasa keberatan,” kata dia dalam acara Mining Zone CNBC Indonesia, dikutip Kamis (27/3/2025).

Ia menyadari dari segi proses penambangan, biaya di Indonesia adalah yang termurah di dunia. Namun, di sisi lain terdapat banyak kewajiban yang harus dipenuhi oleh para penambang.

“Di 10% saja kami sudah negara tertinggi untuk penempatan royaltinya. Tapi kalau misalnya ditambah lagi dengan royalty 14 sampai 19%, 14% itu adalah batas minimum untuk harga Harga Mineral Acuan (HMA) 18.000. Pertanyaannya kapan HMA 18.000? Karena kondisi sekarang harga semakin turun,” kata Meidy.

Lantas, berapa saja besaran rencana kenaikan tarif royalti tambang tersebut? Berikut bocoran dari dokumen usulan revisi royalti minerba yang diterima CNBC Indonesia:

Batu bara:

Saat ini berlaku tarif progresif sesuai Harga Batu Bara Acuan (HBA) dan tarif PNBP IUPK 14%-28%. Dalam revisi aturan, rencananya tarif royalti naik 1% untuk HBA lebih dari sama dengan US$ 90 per ton sampai tarif maksimum 13,5%. Lalu, tarif IUPK 14%-28% dengan perubahan rentang tarif (Revisi PP no.15/2022).

Nikel:

Bijih nikel: Saat ini berlaku single tarif bijih nikel 10%. Dalam revisi aturan, rencananya tarif royalti bersifat progresif 14%-19%. Sehingga besaran kenaikan tarif sekitar 40%-90% dari tarif yang berlaku saat ini.

Nikel matte: Saat ini berlaku single tarif nikel matte 2% dan windfall profit ditambah 1%. Dalam revisi aturan, rencananya tarif royalti bersifat progresif 4,5%-6,5% dan windfall profit dihapus. Sehingga besaran kenaikan tarif sekitar 125%-225% dari tarif yang berlaku saat ini.

Ferro nikel: Saat ini berlaku single tarif ferro nikel 2%. Dalam revisi aturan, rencananya tarif royalti bersifat progresif 5%-7%. Sehingga besaran kenaikan tarif sekitar 150%-250% dari tarif yang berlaku saat ini.

Nikel pig iron (NPI): Saat ini berlaku single tarif nikel pig iron (NPI) 5%. Dalam revisi aturan, rencananya tarif royalti bersifat progresif 5%-7%. Sehingga besaran kenaikan tarif sekitar 0%-40% dari tarif yang berlaku saat ini.

Tembaga:

Bijih tembaga: Saat ini berlaku single tarif bijih tembaga 5%. Dalam revisi aturan, rencananya tarif royalti bersifat progresif 10%-17%. Sehingga besaran kenaikan tarif sekitar 100%-240% dari tarif yang berlaku saat ini.

Konsentrat tembaga: Saat ini berlaku single tarif konsentrat tembaga 4%. Dalam revisi aturan, rencananya tarif royalti bersifat progresif 7%-10%. Sehingga besaran kenaikan tarif sekitar 100%-250% dari tarif yang berlaku saat ini.

Katoda tembaga: Saat ini berlaku single tarif katoda tembaga 2%. Dalam revisi aturan, rencananya tarif royalti bersifat progresif 4%-7%. Sehingga besaran kenaikan tarif sekitar 100%-250% dari tarif yang berlaku saat ini.

Emas:

Saat ini berlaku tarif progresif mulai dari 3,75%-10%. Dalam revisi aturan, rencananya tarif royalti bersifat progresif mulai dari 7%-16%.

Perak:

Saat ini berlaku single tarif 3,25%. Dalam revisi aturan, rencananya tarif royalti single tarif 5%.

Platina:

Saat ini berlaku single tarif 2%. Dalam revisi aturan, rencananya tarif royalti single tarif 3,75%.

Timah:

Logam timah: Saat ini berlaku single tarif 3%. Dalam revisi aturan, rencananya tarif bersifat progresif mulai dari 3%-10%. Sehingga besaran kenaikan tarif sekitar 0%-233% dari tarif yang berlaku saat ini.

Kas138

Tren Deflasi Berakhir, Indonesia Akhirnya Catat Inflasi di Maret

Cabai rawit merah di Pasar Rumput, Jakarta Selatan. (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)

Indeks Harga Konsumen (IHK) melonjak pada Maret 2025. Pemicunya yakni perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga.  Laju inflasi mengakhiri tren deflasi dalam dua bulan sebelumnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) pada hari ini, Selasa (8/4/2025) telah merilis data IHK periode Maret 2025 yang menunjukkan bahwa terjadi laju inflasi secara bulanan (month to month/mtm) dan tahunan (year on year/yoy) yang masing-masing sebesar 1,65% dan 1,03% dengan angka 107,22.

“Maret inflasi lebih tinggi dari bulan sebelumnya dan Maret 2025 kelompok penyumbang perumahan, air listrik, dan bahan bakar rumah tangga memberikan andil 1,18%,” papar Deputi Bidang Statistik Produksi BPS, M. Habibullah, Selasa (8/4/2025).

Secara rinci, Habibullah mengatakan komoditas dominan yang memicu inflasi adalah tarif listrik mencapai 1,18%, kemudian bawang merah 0,11%, cabai rawit 0,06%, emas perhiasan 0,05% dan daging ayam ras 0,03%.

Sementara itu, komoditas yang memberikan andil deflasi adalah tarif angkutan udara sebesar 0,04%.

Deflasi Akhirnya Usai

Berita soal inflasi cukup menggembirakan lantaran sebelumnya telah terjadi deflasi secara dua bulan beruntun (mtm) dan satu bulan (yoy).

Untuk diketahui, secara bulanan, deflasi terjadi pada Januari dan Februari 2025 yang masing-masing sebesar 0,76% dan 0,48%. Sementara secara tahunan, sempat terjadi deflasi di bulan lalu sebesar 0,09%.

Namun pada bulan ini, IHK melesat dengan signifikan bersamaan dengan telah selesainya diskon tarif listrik 50% dari pemerintah di Februari 2025 lalu.

Untuk diketahui, diskon tarif listrik 50% telah berlaku pada Januari 2025 hingga 28 Februari 2025, dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan tidak akan melanjutkan program diskon tarif listrik 50% bagi pelanggan listrik PT PLN (Persero).

Sebagaimana diketahui, diskon tarif listrik 50% yang sempat diberlakukan merupakan paket stimulus ekonomi dari pemerintah untuk pelanggan PLN berdaya listrik 2.200 VA ke bawah.

Penerima diskon tarif listrik ini diperkirakan mencapai 81,4 juta pelanggan Rumah Tangga (RT) dari total 84 juta total pelanggan PLN.

Jumlah tersebut termasuk 24,6 juta pelanggan dengan daya listrik 450 VA, 38 juta pelanggan 900 VA, 14,1 juta pelanggan 1.300 VA, dan 4,6 juta pelanggan 2.200 VA.

Jika dilihat lebih rinci, kelompok pengeluaran rumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga tampak melesat secara bulanan yakni sebesar 8,45%.

kas138

Mata Uang Asia Kebakaran: Ringgit Malaysia Paling Parah, Yen Perkasa

Karyawan menghitung uang di tempat penukaran uang di money Changer Valuta Artha Mas, Mall Ambasador, Kuningan, Jakarta, (21/6/2024). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Mata uang Asia mayoritas jatuh terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada hari ini, Senin (7/4/2025). Namun, yen Jepang mampu menguat.

Merujuk Refinitiv, pada Senin pukul 09.13 WIB, mata yang ringgit Malaysia jatuh 0,74%. Ringgit menjadi mata uang yang jatuh paling dalam.

Di bawah ringgit ada won Korea yang juga ambles 0,68% sementara yuan China merosot 0,42%.

Jatuhnya mata uang Asia masih dipicu oleh kekhawatiran perang dagang setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan kebijakan tarifnya.  Persoalan diperburuk dengan balasan tarif dari China.

Asia, terutama ASEAN, pun akan menghadapi tantangan besar ke depan.

“Ada tantangan besar dalam beberapa bulan ke depan akibat dampak langsung dari lonjakan tajam tarif AS terhadap ekspor mereka, serta dampak tidak langsung dari guncangan terhadap pertumbuhan ekonomi global,” kata Homin Lee, ahli strategi makro senior di Lombard Odier Ltd, Singapura, kepada Nikkei.

“Apakah pemerintah di kawasan ini dapat secara signifikan menurunkan tarif melalui negosiasi bilateral dengan tim Trump masih harus dilihat.” Imbuhnya.

Ekonomi Asia Tenggara sangat rentan terhadap tarif dari AS, dengan Amerika menjadi salah satu dari dua mitra dagang utama bagi Singapura, Vietnam, Thailand, dan Filipina.

Siwage Dharma Negara, peneliti senior di ISEAS-Yusof Ishak Institute di Singapura, menjelaskan kepadaThe Guardianbahwa tarif-tarif terbaru yang dikenakan pada negara-negara Asia Tenggara sebenarnya bertujuan untuk melemahkan Tiongkok.

Ia mencatat bahwa pemerintahan AS kemungkinan percaya bahwa tarif ini akan mempengaruhi investasi Tiongkok di negara-negara seperti Kamboja, Laos, Myanmar, dan Indonesia, yang pada gilirannya bisa berdampak pada ekspor Tiongkok dan ekonomi yang lebih luas.

Namun, dampaknya terhadap negara-negara Asia Tenggara bisa sangat berat, karena investasi Tiongkok di kawasan ini telah berperan penting dalam menciptakan lapangan kerja dan pendapatan ekspor.

Yen Menguat
Yen menguat di tengah perang tarif karena mata uang Jepang tersebut menjadi “safe haven currency”.

Ketika pasar global ketakutan seperti karena perang dagang, resesi, atau pasar saham anjlok, banyak investor menjual aset berisiko (seperti saham) dan memindahkan uang ke aset yang aman, salah satunya yen.

Akibatnya, permintaan terhadap yen naik, dan nilainya menguat secara alami.

Penyebab lainnya adalah banyak iinvestor Jepang yang punya investasi di luar negeri (AS, Eropa, Asia Tenggara). Saat krisis, mereka menarik uangnya kembali ke Jepang dan mereka menjual mata uang asing dan membeli yen.

Slot 88

Dihajar Tarif Dagang Trump, Begini Respons Tak Terduga China

Foto kolase Presiden AS, Donald Trump dan Presiden China, Xi Jinping. (REUTERS)

Kebijakan tarif impor terbaru era Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membuat banyak pihak khawatir akan berdampak pada krisis ekonomi global. Bahkan, kekhawatiran sudah mulai terlihat dari pasar global yang mulai berjatuhan.

Pasar saham, kripto, mata uang, dan komoditas pun berjatuhan dalam beberapa hari setelah diumumkannya kebijakan tarif terbaru oleh Trump pada Rabu (2/4/2025) lalu.

China, salah satu negara yang terdampak dari kebijakan tarif ini, pun dengan tegas menolak penerapan kebijakan tersebut.

China mengatakan “pasar telah berbicara” dalam menolak tarif Presiden Trump dan menyerukan Washington untuk “konsultasi yang setara” setelah pasar global anjlok sebagai reaksi terhadap pungutan perdagangan yang memicu pembalasan China.

Kantor berita milik pemerintah China, Xinhua, juga menerbitkan sikap pemerintah China, yang mengatakan AS harus “berhenti menggunakan tarif sebagai senjata untuk menekan ekonomi dan perdagangan China”.

“Pasar telah berbicara,” kata Guo Jiakun, juru bicara Kementerian Luar Negeri China dalam sebuah posting di Facebook pada Sabtu (5/4/2025), seperti dilansir dari Reuters.

Ia juga mengunggah gambar yang menunjukkan penurunan pasar AS sehari sebelumnya.

Trump memberlakukan tarif tambahan sebesar 34% pada barang-barang China sebagai bagian dari pungutan tinggi yang dikenakan pada sebagian besar mitra dagang AS, sehingga total bea masuk pada China tahun ini menjadi 54%.

Trump juga menutup celah perdagangan bebas bea yang memungkinkan paket bernilai rendah dari China masuk ke AS.

Hal ini memicu pembalasan dari China, termasuk pungutan tambahan sebesar 34% pada semua barang AS dan pembatasan ekspor pada beberapa tanah jarang, yang meningkatkan perang dagang antara dua ekonomi terbesar dunia.

Pasar saham global, terutama pasar saham China anjlok menyusul tindakan balasan China dan pernyataan Trump pada Jumat lalu bahwa ia tidak akan mengubah arah, memperpanjang kerugian tajam yang menyusul pengumuman tarif awal Trump di awal pekan ini dan menandai kerugian terbesar sejak pandemi Covid-19.

“Sekarang lah saatnya bagi AS untuk berhenti melakukan hal yang salah dan menyelesaikan perbedaan dengan mitra dagang melalui konsultasi yang setara,” ujar Guo.

Dalam pernyataan terpisah yang diterbitkan oleh kantor berita Xinhua, Pemerintah China mendesak AS untuk menghentikan penggunaan tarif sebagai senjata untuk menekan ekonomi dan perdagangan China dan menghentikan perusakan hak pembangunan yang sah dari China.

“China telah mengambil dan akan terus mengambil tindakan tegas untuk menjaga kedaulatan, keamanan, dan kepentingan pembangunannya,” kata Pemerintah China.

“Washington secara serius merusak sistem perdagangan multilateral berbasis aturan, dan secara serius merusak stabilitas tatanan ekonomi global,” tambahnya.

Sebelumnya, sejumlah kamar dagang industri di China mulai dari yang mewakili pedagang logam dan tekstil hingga elektronik, mengeluarkan pernyataan yang mengecam tarif tersebut.

Sementara Kamar Dagang China, yang mewakili para pedagang produk makanan, menyerukan industri impor dan ekspor produk makanan dan pertanian Tiongkok untuk bersatu dan memperkuat kerja sama guna bersama-sama mengeksplorasi pasar domestik dan luar negeri.

Adapun menurut Menteri Keuangan Hong Kong Paul Chan mengatakan, pihaknya sangat menentang tindakan Trump dan akan terus bersikap “bebas dan terbuka”.

“Membiarkan aliran modal bebas dan bertindak sebagai pelabuhan bebas adalah keuntungan kami, dan ini tidak akan berubah,” kata Chan kepada lembaga penyiaran publik RTHK, dilansir dari Reuters.

Hong Kong sendiri tidak akan memberlakukan tindakan balasan terpisah, karena alasan perlunya kota tersebut untuk tetap “bebas dan terbuka”.

“Sistem perdagangan multilateral berbasis aturan adalah inti kami,” tambah Chan.

Warga Banjarnegara Sukses Produksi BBM Setara Solar, Namanya Petasol

Pengolahan sampah plastik menjadi PETASOL. (Dok. brin.go.id)

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Pemerintah Kabupaten Banjarnegara dan Bank Sampah Banjarnegara (BSB) mengembangkan teknologi pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar melalui mesin fast pyrolysis (FASPOL). Kepala Pusat Riset Sistem Produksi Berkelanjutan dan Penilaian Daur Hidup (PR SPBPDH) BRIN Nugroho Adi Sasongko Bahan bakar hasil pengolahan sampah plastik ini dinamakan PETASOL.

“Pengolahan sampah plastik menjadi PETASOL adalah solusi inovatif untuk mengatasi masalah sampah sekaligus menyediakan energi alternatif,” kata dia dalam keterangannya, Sabtu (5/4/2025).

Koordinator Kelompok Riset Valorisasi Sumber Daya dalam Rekayasa Sirkukar Berkelanjutan PR SPBPDH BRIN Tri Martini Patria menjelaskan bahwa pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar memiliki potensi ekonomi yang menarik.

“Pengolahan sampah plastik menjadi PETASOL dengan prinsip Ekonomi Sirkular tidak hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga menghasilkan bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan,” timpal Tria.

Sementara itu PR SPBPDH BRIN Heru Susanto menambahkan bahwa PETASOL telah diuji di laboratorium BRIN dan LEMIGAS dan dinyatakan memenuhi standar bahan bakar setara minyak solar B0.

“Semakin bersih dan kering sampah plastik yang diolah maka yield dan kualitasnya semakin baik,” ujar Heru.

Ketua BSB Budi Trisno Aji menegaskan PETASOL adalah BBM berbasis sampah plastik yang dapat digunakan untuk mesin diesel dan mendukung operasional mesin pertanian di kawasan pertanian Banjarnegara.

“Lebih dari 52 mitra telah mereplikasi teknologi FASPOL ini, termasuk dari daerah di luar Pulau Jawa,” terang Budi.

Diam-Diam Harta Orang RI Ini Naik Rp 40,57 T dari Bisnis Data Center

Pekerja melakukan pengecekan jaringan di Kampus Pusat Data H2, Karawang, Jawa Barat, Kamis (22/6/2023). Kampus Pusat Data H2 menjadi salah satu pusat penyimpanan data digital karya Indonesia dengan tujuan memperkuat infrastruktur ekonomi digital Indonesia sehingga meningkatkan pertumbuhan dan kekuatan ekonomi Indonesia di dunia.  (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Kekayaan Han Arming Hanafia mendadak melesat menyalip Djoko Susanto pemilik Alfamart, Sukanto Tanoto pemilik Royal Golden Eagle, hingga keluarga Riady pemilik Lippo.

Mengutip Forbes The Worlds Real Time Billionaire, harta Han Arming tercatat sebesar US$ 3,5 miliar atau setara Rp 57,96 triliun (kurs Rp 16.560), Jumat (4/4/2025).

Mengacu data Forbes 2024, harta kekayaan Han Arming sebesar Rp17,38 triliun. Dengan demikian sepanjang tahun berjalan, hartanya sudah naik Rp 40,57 triliun. 

Han Arming merupakan pendiri perusahaan data center DCI Indonesia (DCII) bersama Otto Toto Sugiri dan Marina Budiman. Dia adalah pemegang 14,11% saham perusahaan tersebut.

Sebelumnya, dia sempat menjadi pemegang 7,45% saham Indointernet (EDGE). Akan tetapi pada akhir 2023, Han melepas seluruh kepemilikan sahamnya di perusahaan tersebut, seiring dengan penjualan saham yang juga dilakukan Toto dan Bing Moniaga. 

Sebagai informasi, saham DCII melaju kencang dalam kurun waktu dua bulan terakhir. Sepanjang tahun berjalan DCII melonjak 295,18% ke level 167.950 dan memantapkan poisisi emiten ini sebagai saham termahal di Bursa Efek Indonesia. 

Pada medio Maret 2025, saham DCII bahkan sempat tembus ke level tertinggi atau 226.150. Artinya bila dibandingkan dengan posisi saham DCII terbang lebih dari 400%.

Saham DCII naik tinggi setelah kabar mengenai stock split beredar. Sekretaris Perusahaan DCII Gregorius Nicholas Suharsono mengatakan pihaknya sedang melakukan persiapan dalam rencana tersebut, dan sudah meminta surat permohonan persetujuan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI).

Ia menjelaskan rencana stock split dipersiapkan berlangsung dalam rentang waktu tiga bulan mendatang. Namun demikian, Gregorious menyatakan pengendali maupun pemegang saham utama DCII tidak berencana untuk melakukan tindakan pada kepemilikan sahamnya.

Mengutip laporan perusahaan, per 28 Februari ada empat pemegang saham lebih dari 5% di DCII, yakni Otto Toto Sugiri (29,9%), Marina Budiman (22,51%), Han Arming Hanafia (14,11%), dan Anthoni Salim (11,12%). 

Berdasarkan prospektus perusahaan, Toto, Marina, dan Han adalah pemilik manfaat Perseroan (ultimate beneficiary owner). 

Pemerintah Tunda Umumkan Keputusan Genting Soal Perang Dagang Trump

Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif tentang tarif, di Rose Garden di Gedung Putih di Washington, D.C., AS, 2 April 2025. (REUTERS/Leah Millis)

Pemerintah Indonesia menunda keputusan untuk merilis respon dari pemberlakuan tarif resiprokal Amerika Serikat (AS) sebesar 32%. Hal ini terjadi mengingat banyaknya hal yang perlu dirampungkan.

Sebagaimana diketahui, Presiden AS Donald Trump pada Rabu (2/4/2025) baru saja merilis daftar tarif resiprokal yang akan diterapkan Washington ke sejumlah negara, termasuk Indonesia. RI dikenai tarif resiprokal sebesar 32%.

Tarif tersebut dihitung berdasarkan asumsi Gedung Putih bahwa Indonesia telah menerapkan pembatasan perdagangan dan manipulasi mata uang yang mengakibatkan tarif sebesar 64% pada barang AS. Selain kepada RI, tarif juga dijatuhkan untuk beberapa negara lain termasuk negara jiran seperti Vietnam, Malaysia, Thailand, Singapura, Filipina, Australia, hingga Brunei Darussalam.

“Negara kita dan pembayar pajak kita telah dirampok selama 50 tahun namun hal ini tidak akan terjadi lagi,” ujar Presiden Trump dalam caption posting Instagram terhadap tarif tersebut.

Sejauh ini, belum ada rincian yang pasti dari Gedung Putih terkait kapan aturan ini akan diberlakukan. Selain itu, belum ada kejelasan soal perhitungan serta komoditas apa saja yang dimasukan dalam tarif tersebut.

Sementara itu, menanggapi tarif yang diterapkan Presiden Trump, Indonesia berencana untuk merespon Kamis (3/4/2025) melalui pengumuman Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama beberapa kementerian dan lembaga lainnya. Namun pengumuman tersebut ditunda karena banyaknya hal teknis yang perlu dirampungkan dan belum ada kepastian kapan respon ini akan diumumkan

“Terkait kebijakan tarif AS sangat teknis dengan beragam komoditas sehingga masih memerlukan pembahasan secara komprehensif,” ujar perwakilan dari Kemenko Perekonomian RI.

Berikut keterangan tertulis penundaan keputusan pemerintah merespons kebijakan tarif horor Donald Trump.

Berikut kami sampaikan permohonan maaf bahwa:

Terkait Kebijakan Tarif AS tersebut diatas sangat teknis dengan beragam komoditas sehingga masih memerlukan pembahasan secara komprehensif di tataran masing-masing K/L. Menimbang hal tersebut di atas, kami sampaikan bahwa press conference tersebut ditunda hingga pemberitahuan selanjutnya.

Demikian disampaikan, atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan kami ucapkan mohon maaf.

FilmXXI

BNI Gandeng Pelindo dan Bulog Lewat Posko Mudik di Pelabuhan Parepare

Dok BNI

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI berkolaborasi dengan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) dan Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) mendirikan Posko Mudik Bareng BUMN di Pelabuhan Parepare, Makassar, Sulawesi Selatan.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengungkapkan, posko ini memberikan sejumlah layanan untuk memudahkan masyarakat pada arus mudik 2025.

“BNI bekerja sama dengan Pelindo dan Bulog memberikan cek kesehatan dan pembagian obat gratis kepada para pemudik. Tak hanya itu, disediakan pula takjil dan refreshment gratis beserta ruang ibadah, working space hingga ruang istirahat,” ungkap Okki dalam keterangan tertulis, Selasa (1/4/2025).

Posko mudik di Pelabuhan Parepare beroperasi pada 26-29 Maret 2025, sedangkan untuk arus balik akan disiagakan kembali tanggal 5-8 April 2025. Selain di Pelabuhan Parepare, BNI juga berpartisipasi menggelar Posko Mudik Bareng BUMN di tiga lokasi lainnya meliputi Rest Area KM 84A dan KM 84B Kota Malang, Pelabuhan Balikpapan serta Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Okki menambahkan, melalui kegiatan Posko Mudik BUMN ini diharapkan bisa menjadi sarana kolaborasi yang solid bagi BUMN demi meningkatkan kepedulian sosial terhadap masyarakat.

“Manfaatkan Posko Mudik BUMN untuk beristirahat agar perjalanan mudik tetap aman dan nyaman,” pungkas Okki.

https://kas138.org/

BRI Menanam “Grow & Green” Transplantasi Terumbu Karang di NTB

Dok BRI

Keseimbangan ekosistem laut menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan sektor wisata bahari di Indonesia. Salah satu kawasan yang menjadi perhatian adalah Gili Matra, yang terletak di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Sebagai tempat yang terkenal dengan keindahan bawah lautnya, Gili Matra ini dipenuhi dengan flora air yang menakjubkan dan sekaligus menjadi rumah bagi berbagai fauna yang dilindungi, termasuk pulau penyu.

Sayangnya, masih terdapat masyarakat yang justru menjadikan kawasan Gili Matra melakukan aktivitas penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan atau Destructive Fishing. Bermula dari keprihatinan inilah, Kelompok Masyarakat Pengawas (POKMASWAS) Gili Matra berdiri dan menjadi garda terdepan dalam melindungi serta melestarikan ekosistem yang ada di Gili Matra.

Terbentuk di 2021, kelompok ini telah banyak berkontribusi dalam membantu menjaga sumber daya alam terutama kelautan dan perikanan dari segala bentuk gangguan di wilayah perairan Gili Matra. Dengan anggota yang berasal dari beragam latar belakang, mulai dari nelayan, wiraswasta, hingga pengusaha, Kelompok Sadar Masyarakat (POKMASWAS) Gili Matra ini selalu berupaya memastikan bahwa praktik perikanan tetap berjalan secara berkelanjutan dan tanpa merusak ekosistem yang ada di kawasan tersebut.

Upaya menjaga kelestarian kawasan konservasi Gili Matra ini tidak hanya bergantung pada masyarakat setempat, tetapi juga hasil dari sinergi dengan berbagai pihak, termasuk BRI. Melalui program BRI Menanam-Grow & Green, BRI turut berkontribusi dalam melindungi ekosistem bawah laut sekaligus memberdayakan komunitas lokal. Inisiatif ini pun tidak hanya berfokus pada konservasi lingkungan, tetapi juga pada peningkatan kapasitas masyarakat, terutama mereka yang bergerak di sektor wisata bahari.

Menurut Wakil Ketua POKMASWAS Gili Matra Hasanuddin, kolaborasi dengan BRI dalam program BRI Menanam – Grow & Green ini berawal dari pertemuan bersama BKKPN Kupang Satker Kawasan Konservasi Gili Matra, Yayasan Ekonomi Keanekaragaman Hayati Laut Indonesia (YEKHALI), serta berbagai pihak lainnya. Hasil dari pertemuan tersebut menunjukkan perlunya restorasi ekosistem laut, terutama dalam pemulihan terumbu karang dan padang lamun di Gili Matra.

Pada aktivasi program ini, BRI melaksanakan berbagai upaya restorasi ekosistem laut di tiga kawasan utama Gili Matra, yaitu Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno. Salah satu aksi utamanya adalah transplantasi 1.500 karang dengan 100 unit reef star di area seluas 1.000 m² di Gili Trawangan. Selain itu, dilakukan juga transplantasi 2.500 – 3.000 tegakan lamun di area seluas 625 m² di Gili Air untuk mendukung ekosistem laut yang lebih sehat.

Tak hanya itu, program ini juga melibatkan Underwater Clean Up, yakni kegiatan pembersihan bawah laut untuk menjaga kebersihan perairan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan lingkungan laut tetap terjaga dan menjadi tempat yang aman bagi biota laut untuk berkembang.

“Ada pula berbagai aktivitas lainnya yang ditujukan kepada kelompok masyarakat pegiat wisata bahari, salah satunya adalah Sertifikasi Eco-Diver & Trainer Diver bagi 10 orang anggota kelompok untuk mendukung ekowisata berkelanjutan. Kemudian, ada pelatihan pemandu wisata snorkeling untuk meningkatkan kualitas layanan wisata bahari, dan pemberian sarana penunjang wisata bawah laut, guna mendukung sektor pariwisata berkelanjutan di Gili Matra,” ujar Hasanuddin.

Hasanuddin sendiri mengaku merasakan manfaat yang diberikan lewat program BRI Menanam Grow & Green, mulai dari meningkatnya populasi ikan khusus ikan-Ikan target tangkapan nelayan, peningkatan terumbu karang yang sehat, hingga bertambahnya daya tarik wisatawan untuk terus berkunjung ke Gili Matra.

“Suatu kepuasan bisa melihat secara langsung kepedulian masyarakat yang terlibat dalam membantu pemulihan ekosistem laut melalui program BRI Menanam Grow & Green. Semoga ke depannya program ini dapat berlanjut terus di Gili Matra yang tentunya dengan menjunjung tinggi nilai-nilai tanggung jawab atas apa yang sudah dikerjakan,” ujarnya.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi menambahkan bahwa program BRI Menanam Grow & Green di Gili Mantra menjadi contoh nyata upaya BRI dalam menjaga ekosistem laut yang berkelanjutan. Program ini juga diharapkan mampu mendorong perekonomian masyarakat setempat.

“Kami terus berkomitmen dalam menjaga ekosistem laut sebagai aksi nyata BRI dalam memerangi perubahan iklim. Semoga kegiatan transplantasi karang yang sedang berjalan dapat memberikan manfaat bagi keberlanjutan dan kelestarian alam, khususnya ekosistem laut di Gili Mantra. Program ini juga harapannya bisa membantu mendorong ekonomi masyarakat setempat” jelasnya.

Sebagai informasi, Program BRI Menanam Grow & Green di Gili Matra merupakan salah satu bagian dari Program “Grow & Green Coral Reef’ yang merupakan kegiatan transplantasi karang dan tegakan lamun guna menjaga ekosistem dan biodiversitas laut. Sejak dilaksanakan pada 2022, program ini telah melakukan transplantasi karang sebanyak 3.930 fragment di atas luas area 2.458 meter persegi, serta telah terlaksana transplantasi 2.500-3.000 tegakan lamun di area seluas 625 meter persegi.

https://knitocode.com/