Kekuatan Budaya RI di Expo Osaka: Tampilkan Jati Diri, Genjot Ekonomi

Tari Enggang dan Gong Tampil di Osaka Bappenas Perkuat Peran Pengembangan Budaya Bangsa. (Istimewa)

Budaya memainkan peran penting dalam perekonomian nasional. Saat pemerintah menginginkan ekonomi tumbuh 8% untuk meraih Indonesia emas pada 2045, maka budaya justru tidak ditinggalkan melainkan ikut memberi dorongan.

Hal ini menjadi satu kesatuan dalam keterlibatan Indonesia pada World Expo 2025 Osaka. Paviliun Indonesia hadir dengan kekayaan budaya dan inovasi, mengusung tema “Thriving in Harmony: Nature, Culture, Future”,

Paviliun Indonesia menggabungkan elemen alam, budaya, dan masa depan dalam sebuah narasi yang memikat. Desain paviliun yang terinspirasi dari kapal tradisional nusantara mencerminkan semangat maritim bangsa dan komitmen terhadap keberlanjutan.

“Kita ingin masa depan yang sustain tapi dengan tetap mempertahankan budaya kita nature kita tapi tetap harus maju,” kata Staf Ahli Menteri PPN/Kepala Bappenas merangkap Kepala Seknas SDGs, Pungkas Bahjuri Ali kepada CNBC Indonesia.

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, ekonomi Indonesia diharapkan dapat tumbuh 8 persen. Sebuah target optimis dibandingkan rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional beberapa tahun terakhir di sekitar 5 persen.

Menurut Pungkas, Indonesia sangat kaya dengan alam dan budaya. Keduanya justru bisa digunakan sebagai kekuatan untuk mendorong perekonomian nasional.

Hal ini juga akan membawa ekonomi Indonesia berkelanjutan sesuai dengan konteks Sustainable Development Goals (SDGs). “Kita bisa mengambil kesempatan memanfaatkan nature dan culture,” ujarnya.

Kekuatan Budaya Indonesia

Berdasarkan portal data pendidikan Indonesia, jumlah warisan budaya yak benda nasional mencapai 1.924. Sebagian telah diakui lembaga internasional UNESCO. Ini meliputi kesenian, ritual, pengetahuan tradisional, keterampilan, bahasa dan ruang budaya

Indonesia memanfaatkan keragaman budaya tersebut dalam menarik perhatian pengunjung pada World Expo 2025 Osaka. Sebagai gambaran, pengunjung diajak menyusuri Zona Culture yang menampilkan pameran fotografi Wajah Nusantara, pertunjukan seni tradisional seperti Wayang, Jaipong dan Pencak Silat, serta senjata tradisional seperti keris.

“Dalam kegiatan seni yang ditampilkan semuanya menceritakan tentang bagaimana kita menghadapi masa depan. Apabilan masa depan itu berpijak pada apa yang sudah diajarkan oleh para leluhur kita terdahulu, kita akan aman menghadapi dunia dan masa depan karena lewat sastra yang tertulis atau lisan mereka sudah menceritakan itu semua,” kata Happy Salma, Praktisi Keberlanjutan/Kontributor Seni World Expo 2025 Osaka.

Secara khusus, Paviliun Indonesia menampilkan Saung Angklung Udjo yang memukau pengunjung dengan alunan musik bambu khas Sunda. Pertunjukan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkenalkan alat musik tradisional Indonesia kepada dunia. Selain itu, Tari Enggang dan Gong dari Kalimantan Timur memperlihatkan keindahan gerak dan filosofi budaya Dayak yang mendalam.

Batik Liem Ping Wie juga menjadi daya tarik tersendiri dengan pameran kain batik tulis premium dan pertunjukan busana elegan. Motif-motif seperti Hokokai dan Buketan mencerminkan perpaduan budaya dan keindahan dalam keberagaman.

Melalui lokakarya membatik, pengunjung diajak memahami proses kreatif dari canting hingga pewarnaan alami, memperkuat posisi batik sebagai simbol budaya Indonesia di panggung global.

Paviliun Indonesia juga memperkenalkan kopi Nusantara melalui kemitraan dengan Yayasan Pendidikan Pengembangan Perkopian (KAPPI). Pengunjung dapat menikmati berbagai jenis kopi seperti Mandheling, Toraja, dan Kintamani, yang tidak hanya menawarkan cita rasa khas tetapi juga cerita di balik proses produksinya yang berkelanjutan.

Dengan target 2,8 hingga 3,5 juta pengunjung, Paviliun Indonesia diharapkan dapat memperkuat diplomasi budaya dan ekonomi, serta membuka peluang investasi dan kerja sama internasional. Keikutsertaan Indonesia dalam World Expo 2025 Osaka menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan identitas nasional yang kuat, kekayaan alam, keragaman budaya, dan nilai-nilai luhur bangsa kepada dunia.

“Saya percaya ya siapapun orang apabila dia bisa merasakan perasaan orang lain yang menciptakan di dalam kekaryaan yang walaupun dalam sebuah rumah kecil yang ada di Osaka enam bulan itu. Apabila itu disampaikan dengan sungguh-sungguh itu pasti akan sampai ke hati banyak orang. Bagaimana sih Indonesia bisa dilihat, bukan hanya bekerjasama dan berkolaborasi, tapi juga kita punya integritas, berbeda dan unik bisa menjadi bagian dari dunia dengan percaya diri,” terang Happy.

Sebagai bagian dari harapan untuk membuka peluang investasi dan kerja sama internasional, partisipasi Indonesia dalam World Expo 2025 Osaka membuahkan hasil konkret yang patut dicatat.

Dalam forum bisnis bertema Sustainable Lifestyle and Products, empat UMKM Indonesia berhasil menandatangani MoU senilai Rp5,8 miliar dengan investor asing untuk produk kakao, fashion, aksesori, dan dekorasi rumah. Tak hanya itu, perusahaan Sila Tea juga mendirikan kantor representatif baru dengan nilai investasi tambahan Rp20 miliar. Di sisi lain, pemerintah juga sukses menggaet investor raksasa Jepang melalui proyek-proyek strategis seperti pengembangan Bogor Tramway, pembangkit listrik tenaga surya apung, dan pengelolaan limbah.

Melalui perpaduan antara tradisi dan inovasi, Paviliun Indonesia di World Expo 2025 Osaka berhasil menyampaikan pesan bahwa budaya adalah aset diplomasi yang kuat. Dengan pendekatan yang humanis dan berkelanjutan, Indonesia menunjukkan kepada dunia bahwa masa depan yang harmonis dapat dicapai melalui penghargaan terhadap warisan budaya dan alam.

Badak LNG dan INPEX Masela Sepakat Berkolaborasi Kelola Hal Ini

Dok Pertamina

Badak LNG resmi menjalin kerja sama dengan INPEX Masela, Ltd., anak usaha INPEX Corporation. Kerja sama ini ditandao melalui penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) disela The 49th IPA Convention & Exhibition 2025, pada 20 Mei 2025.

MoU tersebut menjadi penanda kerja sama untuk mengeksplorasi potensi kerja sama di beberapa bidang. Di antaranya adalah Operation & Maintenance, Technical Service, Commissioning & Start-Up, serta pengembangan pelatihan dan sumber daya manusia dalam industri LNG dan pengolahan gas alam.

Prosesi penandatanganan dilakukan langsung oleh President Director & CEO Badak LNG, Achmad Khoiruddin, dan President Director Indonesia INPEX Masela, Ltd., Kenji Hasegawa. Sebagai operator Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) wilayah Masela, INPEX Masela, Ltd. sedang menggarap salah satu proyek gas terbesar di Indonesia. Sementara itu, Badak LNG hadir sebagai perusahaan dengan pengalaman panjang dalam pengoperasian kilang Liquefied Natural Gas (LNG) serta dukungan teknis dan pelatihan profesional khususnya di bidang pengolahan gas alam.

Kolaborasi ini akan mencakup berbagai aspek penting dalam pengembangan proyek LNG. Dimulai dari kajian keselamatan dan kesiapan operasional, pengembangan model operasi dan pemeliharaan, hingga dukungan teknis untuk proses commissioning dan persiapan aliran gas perdana. Selain itu, sinergi dua perusahaan ini juga akan difokuskan pada penguatan pelatihan serta pengembangan kapasitas tenaga kerja di sektor LNG.

President Director & CEO Badak LNG, Achmad Khoiruddin menyampaikan, nota kesepahaman ini menjadi langkah awal yang positif dalam memperkuat kolaborasi antar perusahaan energi nasional dan internasional.

“Kami menyambut baik kolaborasi dengan INPEX Masela, Ltd., sebagai bentuk upaya mendukung pengembangan industri LNG nasional, serta membuka ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman yang saling memperkuat,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (20/5/2025).

Achmad Khoiruddin juga berharap kerja sama ini dapat menjadi bentuk sinergi jangka panjang yang membawa manfaat tak hanya bagi kedua belah pihak tapi juga kepada negara.

“Semoga kerja sama ini bisa mendukung kesiapan proyek LNG di wilayah Masela, sekaligus menjadi momentum memperkuat pengembangan kompetensi dan kesiapan operasional yang berkelanjutan, baik bagi perusahaan maupun industri LNG secara lebih luas,” imbuh dia.

Pada kesempatan yang sama, President Director Indonesia INPEX Masela, Ltd., Kenji Hasegawa menyampaikan apresiasi atas peluang kerja sama yang terjalin.

“Dengan terjalinnya kolaborasi ini semoga dapat terus berkembang serta mendorong peningkatan kapasitas regional dalam pengelolaan proyek LNG,” tutur dia.

Kerja sama ini juga menjadi bentuk komitmen untuk menciptakan kolaborasi dan memberikan nilai tambah bagi pengembangan industri gas di Indonesia. Dengan begitu, Badak LNG maupun INPEX Masela Ltd. akan menjalankan kegiatan kerja sama sesuai dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

Sementara itu, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso menambahkan, sinergi Badak LNG dan INPEX Masela akan mendorong optimalisasi pemanfaatan energi bersih di Tanah Air. Melalui kerja sama ini, diharapkan kualitas kegiatan serta sumber daya manusia dalam industri LNG terus meningkat pada masa depan.

“Kami berharap, kolaborasi ini bisa memperkuat kontribusi Pertamina dalam energi bersih, berdampak positif bagi lingkungan dan mendorong perekonomian,” tutur Fadjar.

Lewat Hilirisasi! RI Bisa Jadi Pemain Timah Solder Terbesar di Dunia

Timah solder. Ist

Asosiasi Eksportir Timah Indonesia (AETI) mengungkapkan Indonesia berpotensi menjadi pemain timah solder terbesar di dunia. Caranya, dengan melakukan hilirisasi dari timah mentah menjadi tin solder.

Ketua Umum AETI Harwendro mengatakan bahwa melalui proses hilirisasi timah salah satunya menjadi tin solder, maka Indonesia berpotensi menguasai pasar tin solder dunia. Hal itu mengingat, konsumsi timah dunia sebesar 51% adalah melalui jenis tin solder.

“Jadi kalau bisa dibilang ke depan potensi timah itu Indonesia bisa menjadi potensi utama timah solder jika hilirisasi ini bisa dioptimalkan,” ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VI DPR RI, Jakarta, Senin (19/5/2025).

Indonesia juga saat ini tengah mendorong terbangunnya fasilitas produksi tin solder dalam negeri. Hal itu menyusul potensi peningkatan permintaan akan tin solder dunia tahun 2030 mendatang.

“Di slide ada di mana di tahun 2021 sampai dengan 2030 permintaan solder cukup tinggi, jadi kami karena menjawab tentang asta cita Bapak Presiden kami beberapa teman langsung bergerak cepat untuk membuat pabrik solder,” paparnya.

Selain itu, saat ini dunia juga dinilai tengah bergerak menuju pengembangan elektronik, kendaraan listrik, energi hijau, hingga teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang salah satunya membutuhkan pasokan timah yang tinggi.

“Ini terjadi karena perkembangan industri elektronik cukup tinggi, kemudian industri electric vehicle juga sedang tinggi-tingginya, kemudian industri energi hijau, solar panel juga sedang tinggi-tingginya, kemudian teknologi 5G dan artificial intelligence ini juga semua membutuhkan timah,” tandasnya.

Asal tahu saja, selain menjadi tin solder, hilirisasi timah dalam negeri juga dilakukan menjadi produk tin chemical dan tin powder melalui berbagai perusahaan di Tanah Air.

China Tiba-tiba Obral Surat Utang AS, Ada Apa?

Bendera As dan China. (REUTERS/Dado Ruvic/Illustration)

China telah mengurangi kepemilikan surat utang pemerintah Amerika Serikat (US Treasury) sebesar US$18,9 miliar pada Maret 2025, menjadikan total kepemilikannya sebesar US$765,4 miliar.

Berdasarkan laman resmi ticdata.treasury.gov, penurunan kepemilikan oleh China ini menyebabkan China turun ke posisi ketiga sebagai pemegang asing terbesar surat utang AS, digantikan oleh Inggris yang meningkatkan kepemilikannya menjadi US$779,3 miliar.

Langkah ini mencerminkan strategi China untuk mendiversifikasi cadangan devisanya, mengurangi ketergantungan pada aset dolar AS di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan kekhawatiran terhadap sanksi finansial dari Washington. Selain itu, penurunan ini terjadi sebelum pengumuman tarif baru oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump yang memicu volatilitas pasar obligasi AS pada April 2025.

Meskipun terjadi penurunan, total kepemilikan asing atas surat utang AS mencapai rekor tertinggi sebesar US$9,05 triliun pada Maret 2025, menunjukkan bahwa investor global masih melihat obligasi AS sebagai aset yang relatif aman.

China mengurangi eksposurnya sebelum obligasi pemerintah AS mengalami salah satu bulan terliar dalam beberapa tahun terakhir pada bulan April, ketika pengumuman tarif”Hari Pembebasan” oleh Presiden Trump memicu aksi jual tajam.

Pembalikan kebijakan yang tiba-tiba bulan lalu, terutama jeda tarif selama 90 hari untuk sebagian besar mitra dagang Washington, membantu menenangkan kegelisahan investor tetapi imbal hasil tetap tinggi.

Moody’s Ratings mencabut peringkat kredit teratas pemerintah AS pada Jumat lalu, yang mengakibatkan kenaikan imbal hasil obligasi Treasury.

Kenapa China Kurangi Eksposur ke Surat Utang AS?

Dilansir dari The Economic Times, Brad Setser, mantan pejabat Departemen Keuangan AS dan kini di Council on Foreign Relations, mencatat bahwa pengurangan kepemilikan oleh China lebih merupakan strategi untuk mengurangi durasi portofolio daripada langkah untuk meninggalkan dolar AS. Ini menunjukkan bahwa China mungkin sedang menyesuaikan struktur jatuh tempo obligasinya untuk mengurangi risiko pasar, bukan mengurangi eksposur terhadap mata uang dolar secara keseluruhan.

“Saya melihat bukti kuat bahwa China memperpendek jatuh tempo portofolionya,” tulisnya.

Perubahan ini mencerminkan dinamika pasar keuangan global, di mana negara-negara menyesuaikan portofolio investasi mereka berdasarkan kondisi ekonomi dan kebijakan moneter yang berlaku.

Penurunan kepemilikan China mencerminkan strategi diversifikasi cadangan devisa mereka dari US Treasury, dengan mengalihkan investasi ke emas. Selain itu, China diduga menggunakan kustodian pihak ketiga seperti Euroclear dan Clearstream untuk menyamarkan skala sebenarnya dari kepemilikan aset AS mereka.

Secara keseluruhan, langkah China ini menunjukkan respons strategis terhadap ketegangan perdagangan yang meningkat dan kondisi ekonomi global yang berubah, dengan fokus pada diversifikasi aset dan pengelolaan risiko yang lebih hati-hati.

https://link.space/@ernitajitu
https://link.space/@sukses4d
https://link.space/@KITATOGEL
https://totobesar.onrender.com/
https://janda138.onrender.com/
https://janda138.xyz/
https://heylink.me/ernitajitu/
https://heylink.me/sukses4d_77/
https://heylink.me/kitatogel88/
https://heylink.me/MACAN4DVIP/
https://heylink.me/TOTOBESAR/
https://heylink.me/janda138vip/
https://heylink.me/rubitoto
https://heylink.me/rubitotovip
https://heylink.me/KEMBARJITU_PRO
https://heylink.me/kembarjituhoki
https://heylink.me/tamuwin_
https://heylink.me/tamuwinvip
https://heylink.me/map4d_88
https://heylink.me/map4dhoki
https://heylink.me/map4dvip
https://heylink.me/bina4d/
https://heylink.me/bina4dvip
https://heylink.me/slotgacor88vip
https://heylink.me/BACAN4DMAXWINN/

Sakit Hati Dipecat, Eks Pegawai Hapus Server Senilai Rp11 M

Computer network equipment is seen in a server room in Vienna, Austria, October 25, 2018. REUTERS/Heinz-Peter Bader

Seorang karyawan bernama Kandula Nagaraju di Singapura mengakses sistem pengujian komputer milik perusahaan lamanya dan menghapus 180 server virtual. Aksi tersebut dia lakukan lantaran tak terima setelah dipecat.

Tak tanggung-tanggung, tindak kriminal yang dilakukan pria asal India berusia 39 tahun itu telah menyebabkan kerugian sekitar SG$918.000 atau setara Rp11,126 miliar (asumsi kurs Rp16.410/US$).

Atas perbuatannya tersebut, Kandula dijatuhi hukuman dua tahun delapan bulan penjara sejak 2024 karena satu tuduhan akses tidak sah ke materi komputer. Sementara tuduhan lain saat itu tengah dipertimbangkan untuk menambah hukumannya.

Melansir CNA, kontrak Kandula dengan NCS dihentikan pada Oktober 2022 karena kinerja yang buruk. Dia terakhir kali bekerja pada 16 November 2022.

Menurut dokumen pengadilan, Kandula merasa bingung dan kesal ketika dia dipecat, karena dia merasa telah bekerja dengan baik dan memberikan kontribusi yang baik kepada NCS selama bekerja. Setelah keluar dari NCS, ia tidak memiliki pekerjaan lain di Singapura dan harus kembali ke India.

Kronologi Penghapusann Server Oleh Kandula

Sekitar November 2021 hingga Oktober 2022, Kandula adalah bagian dari tim beranggotakan 20 orang yang mengelola sistem komputer jaminan kualitas (QA) di NCS. NCS adalah perusahaan yang menawarkan layanan informasi, komunikasi, dan teknologi. Sistem yang dikelola mantan tim Kandula digunakan untuk menguji perangkat lunak dan program baru sebelum diluncurkan.

Dalam sebuah pernyataan, NCS mengatakan itu adalah “sistem pengujian mandiri”. Ini terdiri dari sekitar 180 server virtual, dan tidak ada informasi sensitif yang disimpan di dalamnya.

Setelah kontraknya diputus dan kembali di India, Kandula menggunakan laptopnya untuk mendapatkan akses ilegal ke sistem menggunakan kredensial login administrator. Dia melakukannya enam kali antara 6 Januari dan 17 Januari 2023.

Pada Februari tahun itu, Kandula kembali ke Singapura setelah mencari pekerjaan baru. Dia menyewa kamar dengan mantan rekannya di NCS dan menggunakan jaringan Wi-Fi miliknya untuk mengakses sistem NCS satu kali pada tanggal 23 Februari 2023.

Selama akses tidak sah dalam dua bulan itu, dia menulis beberapa skrip komputer untuk menguji apakah skrip tersebut dapat digunakan pada sistem untuk menghapus server.

Pada Maret 2023, dia mengakses sistem QA NCS sebanyak 13 kali. Pada tanggal 18 dan 19 Maret, dia menjalankan skrip yang diprogram untuk menghapus 180 server virtual di sistem. Skripnya ditulis sedemikian rupa sehingga akan menghapus server satu per satu.

Keesokan harinya, tim NCS menyadari bahwa sistem tidak dapat diakses dan mencoba memecahkan masalah, namun tidak berhasil. Mereka menemukan bahwa server telah dihapus.

Pada 11 April 2023, laporan polisi dibuat dan beberapa alamat IP yang ditemukan melalui penyelidikan internal diserahkan kepada polisi. Laptop Kandula disita oleh polisi dan ditemukan skrip yang digunakan untuk melakukan penghapusan.

Investigasi mengungkapkan bahwa dia telah mencari skrip di Google untuk menghapus server virtual, yang kemudian dia gunakan untuk mengkodekan skrip tersebut. Akibat perbuatannya, NCS mengalami kerugian sebesar SG$917.832.

Berdayakan Nelayan & Bisnis Hijau, PIS Raih Penghargaan Ini

PIS

Prestasi cemerlang kembali ditorehkan oleh PT Pertamina International Shipping (PIS) dan anak-anak usahanya yang tergabung dalam Sub Holding Integrated Maritime (SH IML) Pertamina Group.

PIS bersama dua anak usahanya yaitu PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) dan Pertamina Energy Terminal (PET) berhasil mendapat penghargaan atas komitmen dan inovasi dalam penerapan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

“Kami merasa bangga dan bersyukur dengan penghargaan yang diberikan kepada kami. Melalui penghargaan ini, kami berharap bisa terus berkontribusi terhadap masyarakat dan lingkungan di sekitar daerah operasional PIS dan Sub Holding Integrated Marine Logistic,” ujar Corporate Secretary PIS Muhammad Baron dalam keterangan tertulis, Jumat (16/5/2025).

Adapun penghargaan tersebut sekaligus menegaskan posisi SH IML terkait komitmennya sebagai perusahaan yang menjalankan praktik bisnis yang tidak hanya mengedepankan sisi profit, tetapi juga menekankan pada aspek keberlanjutan lingkungan dan sosial. Melalui program TJSL, PIS dan SH IML berfokus untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat pesisir, terutama para nelayan, dan dari sisi bisnis mewujudkan rantai pasok yang efisien, andal, dan berkelanjutan berfokus pada harmoni antara operasional, masyarakat, dan ekosistem laut.

Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan dalam aspek sosial, PIS dan SH IML memiliki payung program TJSL yakni “BerSEAnergi Untuk Laut” yang bertujuan untuk memberdayakan komunitas pesisir di mana dalam hal ini termasuk nelayan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya ekosistem laut bagi keberlanjutan lingkungan.

Program peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir ini diantaranya berupa bantuan fasilitas sarana kebersihan di desa nelayan, penyediaan perahu ramah lingkungan untuk operasional nelayan, dan bantuan lainnya. Di samping itu, PIS juga aktif dalam berbagai inisiatif sosial dan lingkungan lainnya, seperti penyediaan Rumah Sakit Apung di Papua Barat dan edukasi kelautan melalui program “LiteraSEA”.

Dari aspek lingkungan, PIS dan SH IML memiliki rencana pengembangan (roadmap) untuk meningkatkan kontribusi bisnis hijau hingga 34% dan penurunan emisi karbon 32% hingga 2034, sejalan dengan visi jangka panjang nol emisi 2050 dari PIS dan International Maritime Organization (IMO).

PIS juga terus memperkuat implementasi teknologi ramah lingkungan, termasuk pengadopsian bahan bakar ramah lingkungan B40, penerapan dual-fuel engine, serta desain Green Ship, guna memastikan operasional PIS dan SH IML tetap sejalan dengan prinsip keberlanjutan lingkungan.

Lebih jauh, ada beberapa kategori penghargaan yang diterima oleh PIS dan anak usahanya. Di antaranya adalah Pertamina International Shipping – Kategori Supply Chain, Pertamina Energy Terminal – Kategori Terminal Energy Management, Pertamina Trans Kontinental – Kategori Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat.

Aspek penilaian tersebut didasarkan pada survei daring yang dilakukan di sepuluh kota di Indonesia yang diikuti oleh lebih dari 10.000 responden acak, untuk menilai aspek CSR Activity Awareness dan CSR Image . Penilaian juga mencakup jumlah total kegiatan CSR/TJSL serta cakupan aspek lingkungan, sosial, ekonomi, kesehatan, perubahan iklim, dan pendidikan untuk mengukur tingkat komprehensifitas program yang dijalankan.

“Sebagai bagian dari Pertamina Group, PIS dan SH IML memiliki tanggung jawab untuk turut berkontribusi terhadap masyarakat Indonesia dengan mendukung visi Asta Cita terkait kemandirian energi nasional yang dibarengi dengan keselarasan dengan lingkungan,” jelasnya.

Sebagai informasi, penghargaan tersebut berhasil diraih dalam ajang CSR Brand Equity and Indonesia Best CSR Awards 2025.

Terkuak, Ini Alasan Sebenarnya Warren Buffett Turun Takhta

Warren Buffett

Warren Buffett mengumumkan akan mundur dari jabatan CEO Berkshire Hathaway pada Desember mendatang. Greg Abel, tangan kanannya selama beberapa tahun terakhir, telah ditunjuk sebagai penerus.

Dalam wawancara dengan The Wall Street Journal, Buffett mengaku tidak ada momen pasti saat ia memutuskan menyerahkan kendali kepada Abel. Namun, ia menyadari bahwa dirinya mulai melambat, sementara Abel justru semakin energik setiap harinya.

“Tidak ada momen ajaib. Bagaimana kau tahu kapan seseorang menjadi tua?” kata Buffett yang kini berusia 94 tahun, dikutip dari The Wall Street Journal, Kamis, (15/5/2025).

Selama bertahun-tahun, para pemegang saham dan pengamat bertanya-tanya siapa yang bisa menggantikan Buffett, sosok legendaris dalam dunia keuangan Amerika. Tapi setelah melewati usia 90, Buffett mulai menerima bahwa usianya tak bisa dilawan.

Ia mengaku mulai kehilangan keseimbangan sesekali dan kesulitan mengingat nama orang. Bahkan, koran yang ia baca tampak seperti dicetak dengan tinta yang terlalu tipis.

Perasaan itu makin kuat dalam setahun terakhir hingga akhirnya mengerucut menjadi keputusan. Pada 3 Mei, dalam pertemuan tahunan Berkshire, Buffett mengejutkan dunia investasi dengan mengumumkan rencananya untuk mundur sebagai CEO.

Saat ia mengumumkan hal tersebut di akhir sesi tanya jawab, arena di Omaha langsung hening sebelum akhirnya pecah dalam tepuk tangan. Bahkan Abel yang berada di panggung bersamanya saat itu tidak tahu rencana tersebut akan diumumkan hari itu.

Abel yang berumur 62 tahun bergabung dengan Berkshire melalui investasi pada MidAmerican Energy pada 1999. Ia kemudian dipercaya membesarkan bisnis energi dan dipromosikan sebagai wakil ketua pada 2018, menangani seluruh lini non-asuransi.

Pada 2021, Buffett secara terbuka menyatakan Abel sebagai calon penerusnya. “Bakat luar biasa itu langka. Langka dalam bisnis, pengalokasian modal, dan hampir semua bidang manusia,” kata Buffett.

Buffett pertama kali mengambil alih Berkshire pada 1965, saat usianya baru 34 tahun. Kala itu, Berkshire hanyalah pabrik tekstil yang kesulitan di New England.

Di bawah kendalinya, perusahaan tumbuh menjadi konglomerasi besar dengan bisnis asuransi, utilitas, kereta api, hingga merek rumah tangga seperti Dairy Queen dan Duracell. Portofolio saham Berkshire pun mencakup saham besar di Apple dan American Express.

Seiring pertumbuhan perusahaan, peran CEO juga makin kompleks. Buffett menilai Abel mampu menjadi manajer andal sekaligus eksekutor kebijakan yang gesit.

“Perbedaan energi dan efektivitas kami dalam menyelesaikan pekerjaan makin terasa,” kata Buffett. “Dia jauh lebih efektif dalam menyelesaikan sesuatu dan membuat perubahan yang diperlukan.”

“Rasanya tidak adil jika Greg tidak diberi posisi ini,” tambahnya. “Semakin banyak tahun yang dimiliki Berkshire bersama Greg, semakin baik.”

Banyak pihak tak menyangka keputusan ini datang pada 2025. Selama ini, publik menduga Buffett akan tetap memimpin hingga akhir hayat.

Namun, Buffett menegaskan bahwa ia tak pernah menganggap dirinya sebagai CEO seumur hidup. Ia mengatakan hanya akan bertahan selama saya merasa lebih berguna daripada siapa pun untuk posisi CEO.

Meski tak lagi menjadi CEO, Buffett belum berencana berhenti bekerja. Pasalnya, ia merasa kesehatannya baik dan saya merasa bugar setiap hari.

Ia menambahkan bahwa semangat dan ketertarikannya terhadap dunia kerja masih sama. Walaupun mengakui usia telah melemahkan sebagian kemampuannya, Buffett merasa nalurinya sebagai investor tetap tajam.

“Saya tidak kesulitan mengambil keputusan dalam hal yang sama seperti 20, 40, atau bahkan 60 tahun lalu. Dan itu bukan soal usia,” katanya.

Menurutnya, Abel juga memiliki mentalitas yang sama. Selain sebagai pengelola perusahaan-perusahaan milik Berkshire, Abel juga terbukti cakap dalam berinvestasi.

Tumpukan kas dan obligasi pemerintah yang besar di neraca Berkshire menarik perhatian belakangan ini. Publik penasaran ke mana Buffett dan Abel akan menempatkan uang perusahaan selanjutnya.

“Dia akan punya ide-ide soal ke mana uang sebaiknya diinvestasikan,” ujar Buffett. Era kepemimpinan Abel di Berkshire akan dimulai kurang dari delapan bulan lagi.

Meski begitu, Buffett tidak akan pergi jauh. Ia mengatakan pihaknya masih akan datang ke kantornya di Omaha.

PM Australia Albanese Tiba di Jakarta, Disambut 2 Menteri Prabowo

Kedatangan PM Australia Anthony Albanese di Indonesia, Jakarta, 14 Mei 2025. (Tangkapan Layar Youtube)

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyambut langsung kedatangan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese, di Lapangan Udara Halim Perdanakusuma, Rabu (14/5/2025). Pesawat yang ditumpangi Albanese dan para delegasinya terpantau tiba pukul 18.42 WIB.

Terlihat Airlangga Hartarto sudah menunggu Albanese, disamping Pesawat yang bertuliskan Royal Australian Air Force berwarna abu-abu itu. Selain itu nampak juga Menteri Luar Negeri Sugiono yang juga itu menyambut.

“Kalau kunjungan besok kita tunggu besok, jadi leaders meeting terkait dengan hubungan antar kedua negara,” kata Airlangga kepada wartawan.

Pertemuan antara Prabowo dan Albanese akan digelar besok di Istana Negara, besok (15/5/2025).

Menurut Airlangga, besok kepala negara juga akan membahas kerja sama strategis lainnya, meski ia belum mau membeberkan lebih detail. Namun ia mengatakan bahwa dari hasil kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Australia mengalami peningkatan perdagangan.

“Kita ada beberapa kerja sama ekonomi terutama dari hasil daripada CEPA (Comprehensive Economic Partnership Agreement) itu sejak tahun 2020 itu trade-nya naik hampir 100%,” kata Airlangga.

Diketahui, Anthony Albanese kembali dilantik sebagai Perdana Menteri Australia, pada Selasa (13/5/2025) waktu setempat. Sehingga Indonesia menjadi negara pertama yang ia kunjungi pada kepemimpinannya di periode ke dua ini.

Prabowo juga sudah mengucapkan selamat kepada Albanese melalui akun resmi X miliknya.

“Ucapan selamat yang tulus dari saya kepada Yang Terhormat Anthony Albanese atas keberhasilan terpilih kembali sebagai Perdana Menteri Australia,” tulis Prabowo.

Prabowo mengatakan dengan kembali terpilihnya Albanese sebagai PM Australia menandakan kepercayaan rakyat Australia. Ia berharap Indonesia dan Australia dapat terus bekerja sama menghadapi tantangan di kawasan dan dunia.

“Saya berharap dapat melanjutkan dan memperkuat kemitraan kita dengan Australia di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Albanese. Kita akan bekerja sama untuk mengatasi tantangan bersama dan mengejar tujuan bersama di kawasan ini dan sekitarnya,” paparnya.

https://id.pinterest.com/vetypermatasari/
https://id.pinterest.com/RubitotoVip/
https://id.pinterest.com/TamuwinVip/
https://id.pinterest.com/Map4dVip/
https://id.pinterest.com/Bina4dVip/
https://www.deviantart.com/map4dvip
https://www.deviantart.com/tamuwinvip
https://www.deviantart.com/rubitotovip
https://www.deviantart.com/bina4dvip

Raja Ecommerce China Tutup di RI, Nasibnya Berubah Batal Hancur Lebur

Aplikasi belanja (e-commerce) asal China, Temu

Raja baru ecommerce asal China, Shein dan Temu, bisa bernapas lagi. Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan kelonggaran atas kebijakan yang tadinya dinilai bisa membunuh bisnis keduanya di AS.

Pemerintah Trump memangkas tarif impor untuk produk yang dikirim dari China ke AS dalam kategori “de minimis”, dari 120 persen menjadi 54 persen dengan tarif minimum US$ 100 (Rp 1,65 juta). Perubahan tarif ini adalah bagian dari kesepakatan “gencat senjata” perang dagang di Swiss.

Istilah “de minimis” adalah kategori untuk barang berukuran kecil dengan harga murah yang dikirim melalui jasa pos ke AS. Sebelum perang dagang China-AS pecah, produk dalam kategori de minimis dibebaskan dari bea masuk selama harga satuannya tidak melebihi US$ 800 (Rp 13,2 juta).

Trump menjadikan kategori ini sebagai salah satu sasaran utamanya dalam perang dagang melawan China. Ia menuding skema impor ini dieksploitasi oleh perusahaan ecommerce China seperti Shein dan Temu untuk membanjiri pasar AS, serta disalahgunakan untuk peredaran narkoba.

Februari lalu, Trump memberikan tarif impor 120 persen atau tarif nominal minimal US$ 200 (Rp 3,3 juta) untuk produk yang sebelumnya tergolong dalam kelompok de minimis. Aturan Trump tersebut seharusnya berlaku mulai Juni.

Popularitas Temu dan Shein, perusahaan ecommerce yang membangun jalur distribusi dari pabrik langsung ke konsumen, membuat impor dalam kategori de minimis melonjak di AS. Sekitar 90 persen paket yang masuk ke AS dalam beberapa tahun terakhir, diimpor dalam kategori de minimis. Sebanyak 60 persen dari paket yang masuk berasal dari China.

Menurut Reuters, kebijakan yang lebih lunak memberikan waktu bagi Shein dan Temu untuk beradaptasi dengan regulasi impor yang baru. Kemungkinan, kedua perusahaan bakal mengimpor barang dalam jumlah lebih besar untuk mengisi gudang-gudang mereka di AS.

Model bisnis Temu yang menjual barang dengan harga sangat murah di AS membuat produsen lokal kewalahan. Raksasa ecommerce AS kini mengikuti jejak Temu dengan membuka platform Haul, yang menyediakan sistem serupa bagi konsumen AS.

Di Indonesia, Temu dilarang untuk beroperasi. Pemerintah Indonesia khawatir model bisnis Temu “membunuh” produsen kecil dan UMKM karena menawarkan produk buatan China dengan harga “tidak masuk akal.”

Susah Payah Nabung Emas Hingga Kiloan, Tapi Dicuri Orang Dalam Sekejap

Ilustrasi Harta Karun Emas. (Dok. Freepik)

Tak  lebih tragis dari keluarga terkaya di Indonesia, yakni keluarga Sultan Syarif Kasim. Susah payah kumpulkan emas hingga kiloan gram dalam waktu lama, tapi akhirnya malah dicuri orang.

Syarif Kasim adalah trah penguasa dari Kesultanan Siak. Kekayaan keluarga ini berasal dari kepemilikan bisnis, seperti perkebunan, pertanian, hingga minyak bumi. Khusus yang terakhir terjadi karena Syarif Kasim II alias generasi keempat Kesultanan Siak menjalin kerjasama dengan Standard Oil Company of California. Pada 1930, dia mengizinkan perusahaan asal Amerika Serikat (AS) itu menambang minyak bumi di wilayah kekuasaannya.

Dari sini, kekayaan Syarif Kasim mulai banyak dan mengalihkan harta lewat kepemilikan emas. Dalam otobiografi berjudul Sultan Syarif Kasim II: Pahlawan Nasional dari Riau (2002) disebutkan dia banyak memiliki emas dengan beragam bentuk. Jika ditotal, maka mencapai berat lebih dari satu kilogram. Mulai dari perhiasan, mahkota emas, hingga kursi berlapis emas.

Sayang, nasib buruk menimpanya. Satu per satu harta emas tersebut hilang. Pada Agustus 1967, Harian Angkatan Bersenjata (8 September 1967) melaporkan, kursi milik Syarif Kasim yang sangat sakral dan bersejarah itu hilang dicuri orang dari ruang kerjanya. Sebagai pemilik, Syarif Kasim bahkan sampai heran ada orang yang berani datang mencuri barang berharga milik kerajaan.

Namun, kemalangan tak berhenti sampai di situ. Pada 17 Juni 1989, terjadi pencurian besar-besaran menyasar kediaman Syarif Kasim di lingkungan Istana Sultan Siak Sri Indrapura. Harian Merdeka (28 Juni 1989) memberitakan, mahkota emas, pedang emas, berlian, hingga benda-benda bersejarah lain, seperti pakaian, perak, dan beragam perhiasan hilang dicuri orang.

Ini bisa terjadi karena Istana Sri Indrapura terbuka untuk semua orang dan pada saat bersamaan tak ada penjagaan ketat. Istana hanya dijaga oleh dua orang yang sudah berusia lanjut. Apalagi, gajinya sangat rendah hanya Rp30 ribu dan 25 kg beras per bulan.

Namun, koran Pelita (1 Juli 1989) menyebut, hilangnya barang berharga milik penguasa Riau itu terjadi karena banyak orang mengaku sebagai anggota keluarga kerajaan. Sebagai penguasa terakhir, Syarif Kasim II tidak punya anak. Alhasil, warisannya jatuh kepada keluarga kerajaan.

Pada titik ini, banyak orang mengaku sebagai anggota keluarga kerajaan. Mereka mengambil harta benda tanpa melewati verifikasi pihak istana. Akhirnya terbukti mereka tak memiliki bukti valid sebagai anggota keluarga. Berkat kejadian ini, diberitakan harta benda Istana Siak Sri Indrapura hanya sisa 35%. Sisanya hilang dicuri orang.

Akhirnya, keluarga terkaya di Indonesia tak bisa menikmati warisan dari para pendahulunya. Akibat abai, mayoritas harta hilang dicuri orang. Padahal harian Pelita (4 Agustus 1989) menyebut, jika masih utuh alias sama sekali tak dicuri orang, benda berharga milik Kesultanan Siak akan sangat lengkap. Bahkan disebut melebihi harta milik kerajaan-kerajaan di luar Jawa.

Slot Deposit Qris 10k